banner 728x250

PPDI Gelar Pelantikan Ditengah Pandemik, Kebijakan PPKM Mikro di Pandeglang Dinilai Tidak Maksimal

  • Bagikan
banner 468x60

PANDEGLANG, KICAUNEWS.COM- Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro, di Kabupaten Pandeglang tampak terlihat tidak berjalan mulus. Setelah Bupati Pandeglang, Irna Narulita Dimyati dan jajaran pejabat teras yang terhimpun dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meresmikan Kampung Tangguh Nusantara Maung, di Cileuksa, Kecamatan Banjar, Pandeglang pada Kamis, 08 Juli 2021 kemarin.

Kali ini, Giliran para pejabat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pandeglang, yang menggelar acara pelantikan di kantor Kecamatan Patia, Sabtu (10/08) kemarin. Dua kegiatan yang dilakukan pemerintah di Kabupaten Pandeglang ditengah masifnya penyebaran virus corong atau Covid-19 itu, dinilai dapat memicu kerumunan massa,

banner 336x280

Demikian pernyataan itu dikatakan Sekretaris Presidium Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Wilayah Pandeglang, Fikri Hidayat, Minggu (11/07) dalam keterangan tertulis, seperti diterima wartawan.

“Sebagai warga negara, tentu saya sangat menyangkan tindakan yang dilakukan oleh para pejabat itu. Apa yang dilakukan oleh pejabat dalam hal ini, jelas itu perilaku yang tidak memberikan contoh yang baik,” katanya

“Seharusnya, pejabat itu bisa menjadi pelopor protokol kesehatan demi memutus mata rantai virus Covid-19. Apalagi saat ini kondisi Covid-19 semakin meningkat terus. Kemudian penerapan Prokes juga ada aturannya dan ada sanksi-nya juga bagi yang melanggar,” Jelasnya

Tidak hanya itu, dalam keterangan tertulisnya, Fikri mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Pandeglang segera mengambil langkah. Dia berpandangan bahwa, acara pelantikan PPDI yang digelar di kantor kecamatan tersebut, terkesan mengabaikan protokol kesehatan.

“Kami meminta agar aparat kepolisian segera memproses orang-orang yang terlibat di dalam acara tersebut. Dasar hukumnya jelas, selain UU Karantina juga ada Instruksi Gubernur dan Instruksi Bupati,” tegasnya

Baca juga :  Ditengah PPKM, Brimob Jabar Bagikan Masker Gratis Kepada Warga Winong

Sementara itu, Ketua Umum PPDI Kabupaten Pandeglang, Agus Toha saat dikonfirmasi menegaskan bahwa, dalam mensukseskan acara pelantikan tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak.

“Pihak panitia sebelumnya, sudah melakukan koordinasi, baik dengan unsur Muspika Kecamatan Patia yakni Camat, Kapolsek, dan koramil. Kemudian dalam pelaksanaannya juga, menerapkan prokes, seperti pakai masker, jaga jarak dan panitia pun menyediakan tempat cuci tangan,” jelas Agus.

“Kami sangat menjujung tinggi intruksi bupati no 2 tahun 2021, yang mana kegiatan di zona merah di tiadakan, tapi kan patia bukan zona merah, dan sesuai aturan boleh mengadakan kegiatan tapi di batasi 50 persen, dan dari 95 anggota PPDI kecamatan Patia yang hadir, itu hanya mewakili saja kurang lebih 24 orang,” tutup Agus.

Sampai berita ini diturunkan, wartawan belum mendapatkan keterangan resmi dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. (Cecep)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *