banner 728x250

Proyek Rehab Ruang Kelas, Rangka Baja “Karatan” Dipasang di SDN 2 Manglid Cibitung

  • Bagikan
Rangka Baja Karatan di SDN Manglid 2 Cibitung, Pandeglang.
banner 468x60

PANDEGLANG, KICAUNEWS.COM- Proyek Rehab Ruang Kelas berupa pemasangan rangka baja di SDN 2 Manglid, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang yang digarap oleh Perseroan Komanditer (CV) WWJ Mandiri, saat ini tengah berlangsung.

Proyek pembangunan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2021 dengan alokasi anggaran sebesar empat ratus juta lebih itu, tampak terlihat janggal, aneh dan terkesan asal-asalan.

banner 336x280

Pasalnya, seperti pantauan wartawan di lokasi, pemasangan rangka baja pada atap SDN 2 Manglid itu terlihat karatan dan bahan yang digunakan dalam pemasangan rangka baja di Sekolah itu, seperti rangka baja bekas.

Pihak dari Perseroan Komaditer selaku pelaksana, Anggi saat di konfirmasi wartawan, melalui pesan singkat Whatsapp aplikasi, Kamis (17/06) tak banyak komentar membenarkan bahwa pihaknya memasang rangka baja bekas pada atap sekolah itu. “Betul,” katanya.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Hafid mengatakan, usulan rehab ruang kelas dalam bentuk pemasangan rangka baja dibagi menjadi dua.

“Untuk rangka baja, itu ada yang diganti baru dan ada yang hanya reposisi saja. Untuk rangka baja di SDN Manglid 2, itu hanya reposisi saja, tidak diganti baru karena kondisinya masih layak.” kata Hafid.

Adapun terkait alokasi anggaran yang sudah disiapkan, Hafid menjelaskan bahwa, hal itu sudah tercantum dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan semua program kegiatan di Dinas Pendidikan dilaksanakan berdasarkan hasil perencanaan.

“Mengenai penyerapan anggaran yang ada dimaksimalkan ke volume item yang lain. Sebagaimana tercantum dalma RAB. Adapun mengenai perencanaan, semua pekerjaan yang dilaksanakan berdasarkan produk perencanaan yang dibuat oleh konsultan perencana,” jelasnya

Baca juga :  Anggota Polsek Cikedung Giat Pemeriksaan Suhu Tubuh di Desa Cikedung Lor

“Jadi, rehabilitasi anggaran itu dihitung berdasarkan akumulasi persentasi tingkat kerusakan struktur bangunan, dihitung mulai dari pondasi, lantai, dingding sampai atap. Besaran anggaran akan disesuaikan dengan kategori tingkat kerusakan dan besar kecilnya volume objek rehab,” tutup Hafid.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komunitas Nasional Pemuda Independen (KNPI) Plat Merah, Iding Gunawan di tempat terpisah mengatakan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang harus segera melakukan kontroling, atas perencaan pembangunan yang sudah diusulkan.

Papan Informasi Pembangunan SDN 2 Manglid Cibitung, Pandeglang

“Kalau pembangunan dilakukan tanpa perencanaan, itu namanya proyek bodong. Justru, karena proyek rehab sekolah ini sudah dalam perencanaan, maka seharusnya Dinas Pendidikan itu turun ke lapangan, mengecek. Jangan sampai, alokasi anggaran yang sudah disiapkan untuk keberlangsungan pembangunan, justru disalahgunakan.” kata Iding. (Cecep)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *