banner 728x250

Jajaran Polsek Polres Ciamis Ikuti Sosialisasi Ketentuan Prokes

  • Bagikan
banner 468x60

Pangandaran, Kicaunews.com – Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar memerintahkan seluruh Kapolsek Jajaran yang berada di wilayah Kabupaten Pangandaran untuk ikut serta dalam sosisalisasi ketentuan dan penegakan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19. Sosialisasi yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran digelar di Gedung Islamic Center Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (14 Juni 2021).

Perintah ini merupakan atensi langsung dari Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., kepada para Kapolsek Jajaran di wilayah Kabupaten Pangndaran khususnya di sekitar kawasan obyek wisata Pantai Pangandaran. Mereka yang hadir diantaranya Kapolsek Kalipucang Kompol H.Jumaeli, Plt.Kapolsek Pangandaran Iptu Umun, Polsek Sidamulih Iptu Asep Prayatna dan perwakilan Kasat Pol Air Polres Ciamis.

banner 336x280

Sosialisasi ini dipimpin langsung Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin serta Sekda Kabupaten Pangandaran H. Kusdiana. Selain itu tampak hadir Staf Ahli 3 Irwansyah, Asda 3 Suheryana, dan Para Kadis terkait dan Camat khususnya disekitar kawasan Pantai Pangandaran.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mengatakan, kehadiran Polri khususnya Kapolsek jajaran Polres Ciamis di wilayah Pangandaran sebagai bentuk sinergitas bersama Pemerintah Daerah dan TNI dalam rangka upaya penanaganan bahaya virus corona. Selain itu juga sebagai bentuk dukungan Polri dalam penanganan Covid-19 di kawasan obyek wisata khususnya Pangandaran.

“Kami hadir guna meningkatkan sinergitas Polri bersama Pemerintah dan TNI dalam melakukan penanganan pencegahan Covid-19. Kami Polri bersama Pemerintah dan TNI siap menjadi garda terdepan memutus rantai penyebaran virus corona,” kata Kapolres.

Sementara itu, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata dalam arahannya menyampaikan, keterbukaan data sangat diperlukan dalam penanganan virus corona (Covid-19). Presiden Joko Widodo pun sudah meminta jajarannya di pemerintah pusat dan daerah untuk terbuka mengenai data terkait penanganan wabah tersebut.

Baca juga :  Warga Khawatir Banjir, Sampah Kayu Kembali Banjiri Sungai Cikeas Lebih Banyak Lagi

“Dari Pihak Gugus Tugas Covid Kab Pangandaran telah melakukan uji cepat (rapid test) kepada 200 pelaku wisata, di antaranya pemandu wista, petugas hotel, dan pedagang kaki lima. Hasilnya, semua yang menjalani rapid test dinyatakan nonreaktif atau negatif,” katanya.

Selain itu, kata Bupati, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pangandaran juga akan terus melakukan tes swab kepada warga yang berisiko terpapar Covid-19. “Kita juga akan melakukan tes swab massal kepada petugas kesehatan, pemuka agama, layanan publik, dan di tempat kerumunan. Dan untuk yang isolasi mandiri jangan ada yang keluyuran kemana mana dan harus tetap berdiam diri di rumah isolasi supaya tidak terjadi penambahan cluster baru,” tuturnya.

Bupati menambahkan, untuk wisata Kabupaten Pangandaran di buka, asal tetap harus lebih ketat lagi dalam mematuhi protkol kesehatan. “Maka dari itu untuk hari sabtu dan minggu melakukan penutupan sementara di area pintu masuk Obwis Pangandaran dan rapid anti gen secara acak kepada para pengunjung biar tidak terjadi cluster baru di Kabupaten Pangandaran,” tandasnya.

Selama pelaksanaan sosialisasi, panitia secara ketat menerapkan protokol kesehatan. Dimana seluruh tamu yang hadir diwajibkan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak serta dilakukan pengecekan suhu tubuh guna mencegah penularan virus corona. (yat)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *