oleh

Ada Apa Dengan Pemdes Kembaran Tentang Persoalan Sertifikat Tanah Milik Rokhaya ?

Banyumas, Kicaunews.com – Dugaan adanya perampasan Sertifikat tanah hak milik Rokhaya warga RT 02 RW 02 Desa Kembaran Kabupaten Banyumas oleh Waslam masih saja belum di kembalikan pada pemilik yang Sah sesuai dengan yang tertera dalam Sertifikat tanah hak milik yang di keluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menurut Kusmiati dan Legono Kamis (29/4/2021) menceritakan pada awak media Kicau news bahwa awal mula sertifikat tanah hak milik Rokhaya di katakan Bodong oleh pemerintahan Desa Kenbaran saat Kepala Desa di jabat oleh Yuli.

Saat itu perangkat Desa Kembaran Tarso (Sekarang Sekretaris Desa) mendatangi Rumah Rokhaya dan Tarso di tunjukan Sertifikat Tanah hak milik Rokhaya oleh Kuswati (anak Rokhaya).

Setelah Tarso melihat sertifikat tanah hak milik Rokhaya justru sertifikat di serahkan ke Waslam warga Desa Kembaran yang tempat tinggal Waslam tepat di depan rumah mantan Kades Yuli.

Waslam saat ditemui awak media Kicau news dirumahnya Kamis (29/4/2021) mengakui bahwa sertifikat tanah hak milik milik Rokhaya ada ditangan Waslam yang diterima dari Sekretaris Desa Kembaran Tarso.

Kini Keluarga Rokhaya meminta Sertifikat Tanah Hak milik Rokhaya yang awalnya di katakan bodong oleh mantan kades Yuli agar di kembalikan lagi dari tangan Waslam ke Rokhaya.

Pj Kepala Desa Kembaran Agus Winarto awalnya siap memediasi antara Pihak keluarga Rokhaya dengan Waslam (pemegang sertifikat milik Rokhaya) beserta Sekretaris Desa Kembaran Tarso, perangkat Desa Kembaran Dian dan Manto, Serta mantan Kadus Roso yang juga ikut sebagai saksi bahwa Waslam telah memegang Sertifikat tanah hak milik Rokhaya.

Namun justru menjadi sebuah pertanyaan besar tatkala PJ Kades Kembaran Agus Winarto Selasa (4/5/2021) dengan dalih kesibukan serta justru yang terjadi PJ kepala Desa Kembaran Kades Agus Winarto tunduk mengikuti permintaan dari Waslam agar mediasi ditunda hingga setelah Hari raya idul Fitri. Ada apa sebenarnya ?

Baca juga :  Selama Pandemi Covid 19, Polsek Ciamis Tidak Akan Berhenti Untuk Memberikan Dan Mengajak Masyarakat Agat Menerapkan Protokol Kesehatan

Mengapa pihak Pemerintahan Desa Kembaran yang seolah olah terus saja mengulur ulur waktu ? sedangkan dugaan perampasan Sertifikat tanah hak milik atas nama Rokhaya yang saat ini ditangan Waslam sudah berjalan 3 tahun lebih.Dan mengapa Pemerintahan Desa Kembaran telah berani memecah SPPT milik Rokhaya dengan beberapa bagian dan diantaranya berbunyi SPPT nama Waslam ?

Di harap semua pihak seperti dari Dinsospermades bagian bina pemerintahan Desa kabupaten Banyumas, Bagian Hukum pemkab Banyumas, Camat Kembaran untuk bisa turun menyelesaikan persoalan adanya dugaan perampasan Sertifikat Tanah hak milik Rokhaya yang awalnya adanya keterlibatan pemerintahan Desa Kembaran hingga Sertifikat tanah hak milik Rokhaya ada di tangan Waslam. (Mugiono).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru