oleh

Satgas Kresna III Baintelkam Mabes Polri Bersama Polres Semarang Berhasil bongkar Penjualan Daging Rempon

Semarang, Kicaunews.com – Satgas Kresna III Baintelkam Mabes Polri bersama petugas Polres Semarang telah berhasil mengungkap penjualan daging rempon (sapi sakit/mati) yang dipotong untuk diedarkan dagingnya ke masyarakat dengan harga yang murah.

Pelaku berinisial SL mengatakan bahwa dirinya sebagai penampung/ pembeli sapi sakit dari sejumlah peternakan/ rumah pemotongan hewan (RPH) di wilayah Jawa Tengah.

Sapi-sapi sakit dan sapi mati dibeli oleh SL dengan harga yang murah yaitu sebesar Rp 3 juta dengan berat sapi sekitar 90 Kg.

Kemudian, sapi-sapi sakit dan mati tersebut dibawa untuk disembelih di rumah SL di Jl. Sruwen – Karanggede, Sugihan, Kecamatan Tengaran, Semarang, Jawa Tengah.

Petugas Kepolisian dari Satgas Kresna III Baintelkam Mabes Polri bersama anggota Polres Semarang yang mendatangi lokasi kemudian mengamankan SL bersama istrinya dan juga PR yang turut serta membantu praktik daging rempon tersebut.

SL ( 45 tahun ) menjelaskan, bahwa setelah sapi sakit/ mati yang dibeli SL disembelih lalu oleh SL sapi tersebut dipotong-potong selanjutnya daging rempon dibawa menuju ke kios miliknya di Pasar KR, dan dijualnya daging rempon dengan harga Rp 100 ribu per satu kilogramnya.

Tak sedikit dari para konsumen tertipu dengan membeli daging sapi rempon yang dijual oleh SL dan istrinya.

SL mengaku sudah menjalankan aksi penjualan daging rempon selama 10 tahun, yang dibantu oleh sang istri.

Dari Petugas kepolisian Polres Semarang telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sapi mati yang kondisinya tergeletak berada di rumah SL dan juga berupa daging sapi rempon yang telah disimpan di freezer, 2 unit freezer, selang, alat pemotong daging dan satu mobil yang digunakan untuk mengangkut daging rempon.

Baca juga :  Polsek Widasari, Koramil 1606 Bangodua dan Satpol PP Melaksanakan Patroli Imbauan Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19

Hingga kini Petugas Kepolisian masih melakukan pendalaman dengan memeriksa pelaku SL dan PR yang turut membantu praktik daging daging rempon tersebut . ( Mugiono ).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru