oleh

Laporan Keuangan Semua Perusahaan BUMN Bermasalah, PMI Desak Jokowi Reshuffle Erick Thohir

JAKARTA, KICAUNEWS.COM- Koordinator Nasional Penggerak Milenial Indonesia (PMI), Adhia Muzaki mengatakan, kinerja Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) gagal, hal itu di karenakan semua laporan keuangan perusahaan-perusahaan BUMN di setiap Holding bermasalah dan mengalami banyak kerugian.

“Banyak laporan keuangan di Perusahaan BUMN ini yang bermasalah. Dibawah kepemimpinan Erick Thohir, perusahaan-perusahaan BUMN mengalami kerugian semua. Contohnya PT Pertamina, PT Aneka Tambang atau Antam. Masih banyak kalau dibuka mah,” kata Adhia, Minggu (18/04) kepada wartawan.

Tokoh Milenial asal Banten itu menyebutkan, salah satu contoh laporan keuangan perusahaan BUMN yang terus mengalami kerugian tersebut, yakni PT Pertamina dan PT Antam.

Terhitung sejak semester I tahun 2020, PT Pertamina mencatatkan kinerja keuangan negatif dengan membukukan kerugian perusahaan sebesar 11 triliun rupiah. Sementara untuk kerugian PT Aneka Tambang (Antam) sebesar 281,83 miliar rupiah, terhitung pada kuartal I tahun 2020.

Adhia Muzaki, Koordinator Nasional Penggerak Milenial Indonesia.

“Kita semua tahu lah, bahwa latar belakang Menteri BUMN ini pengusaha. Masa iya gak mampuh mengelola perusahaan negara. Jika kita bandingkan, selama Erick Thohir menjabat sebagai Menteri, perusahaan milik negara itu terus mengalami kerugian, sementara Mahaka Group, itu terus mengalami keuntungan. Ini ada apa, kan aneh,” kata Adhia.

Adhia menduga bahwa, dengan banyaknya bermasalahnya laporan keuangan dan kerugian pada perusahaan BUMN tersebut, muaranya disebabkan karena faktor, tingginya spirit membancak, dibandingkan membangun perusahaan negara.

“Justru banyaknya kerugian ini, sebabnya adalah karena di dalam BUMN sendiri, ada praktek bancakan. Sebagai Menteri, Erick Thohir seharusnya bisa mengontrol itu, karena bagaimana pun, jantung perekonomian negara, itu ada di BUMN, bukan ada di Mahaka Group,” tutup Adhia.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru