oleh

PPLC Meminta Pansus BPNT Kabupaten Ciamis Segera Di Bubarkan Dan Di Kembalikan Kepada Marwah PEDUM

Pangandaran-kicaunews.com,
Ade Apipudin yang mengaku sebagai Ketua Paguyuban Pemuda Lembur Ciamis (PPLC), meminta kepada Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Pansus DPRD) yang menangani Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Ciamis untuk di bubarkan, dan dalam pelaksanaannya di kembalikan lagi pada Marwah Pedoman Umum (Pedum) Program Sembako 2020 sebagai dasar aturannya.

Tuntutan itu di sampaikan pada saat audensi di Gedung DPRD Ciamis, bersama tim Pansus Program Sembako/BPNT.  (Kamis, 08/04/2021).

Menurut Ade, Dasar Hukum regulasi pembentukan Pansus belum jelas dan tidak tertuang dalam aturan Pedum sembako 2020 sehingga cacat hukum dan patut untuk dibubarkan.

“Ini adalah prodak Nasional, pembentukan pansus itu adalah kewenangan Pusat, bukan Daerah. Yang lucunya lagi se-Indonesia pansus BPNT hanya di bentuk di Kabupaten Ciamis saja,” ungkapnya.

“Seharusnya Pihak legislatif, menjalankan pengawasannya saja, tidak lebih dari itu, sebab semua aturan mengenai teknis BPNT sudah jelas ada tertuang di Pedum sembako 2020,” ucapnya.

“Tugas TKSK, tugas KORDA, tugas Sekretaris TIKOR Kabupaten, tugas Ketua TIKOR Kabupaten, semua tinggal memaksimalkan kinerjanya saja, dengan di bentuknya Pansus, bagi saya ini masih ambigu,” tegasnya.

Sementara, menurut Ketua Pansus Program Sembako DPRD Ciamis Zaenal Arifin, Dasar Hukum pembentukan Pansus merujuk pada aturan Tata Tertib (Tatib) DPRD Ciamis.

“Adanya pembentukan Pansus termasuk Alat Kelengkapan Dewan, Pansus itu sendiri terbentuk karena ada hal yang perlu diselesaikan. Hal yang paling krusial, misalkan dalam hal penertiban, ada Tim Kordinasi (TIKOR) tapi kinerjanya tidak maksimal, hal itu perlu di evaluasi, sebab kita ada fungsi pengawasan di sana, jadi sah-sah saja kalau dari sisi legalitasnya,” jelasnya.

“Soal pembubaran Pansus, itu nanti didalam laporan. Kalau kita sudah menyampaikan laporan dan sudah di anggap cukup, ya sudah apa yang harus kita perpanjang lagi, karena penyampaian perpanjangan itu tergantung dari Pansus itu sendiri, kalau dianggap oleh semua Pimpinan fraksi sudah cukup, ya sudah selesai, soalnya Pansus tidak berdiri sendiri. Kalau menurut saya secara pribadi sudah cukup,” pungkasnya.

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Personil Brimob Jabar Berikan Himbauan Protokol Kesehatan Di Pemukiman Warga

Menurut PPLC, kalau Pansus tersebut tidak di bubarkan dan tetap berlanjut, maka pihaknya akan mengadakan aksi yang lebih besar untuk mendorong pembubaran Pansus.
***Nur***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru