oleh

Oknum Sekdes Diduga Lakukan Pungli Bermodus Pologoro

Jepara, Kicaunews.com – Seorang seketaris desa kaligarang kabupaten jepara berinisial (S) Diduga telah melakukan pungutan liar terhadap masyarakat desa kaligarang Kecamatan keling Kabupaten Jepara.

Ketua Pencegahan Korupsi dan Pungli Jawa Tengah ambil tindakan tegas terhadap oknum tersebut, Dimana dalam peraturan presiden no. 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar di sebutkan dalam pasal 3 alenia a, b, dan c tentang pemberantasan pungutan liar.

Menutur salah satu Korban Berinisial SR (Pedagang Buah) mengungkapkan Kejadian bermula sewaktu warga akan melakukan balik nama setifikat dengan meminta pengantar dari kantor desa setempat di wajibkan membayar sebesar Rp.  4.000.000,- uang pologoro (dengan alasan masuk kas desa) ditambah biaya notaris Rp. 2.000.000,-.

“Saya sudah telah menyetorkan uang sejumlah Rp.6.000.000,- kepada oknum seketaris desa tersebut,”Singkat SR (pedagang buah) warga Dukuh Mojo Desa Kaligarang, Kecamatan Keling Kabupaten Jepara.

Sementara itu menurut salah satu warga desa kaligarang resah atas kepemimpinan Sekdes tersebut, banyaknya pungutan liar memperkaya diri sendiri telah mencoreng nama  pemerintahan desa di jawa tengah.

“Dalam kondisi pandemi seperti ini masih ada oknum yang belum bisa membantu beban rakyat kecil, belum selesai dengan pungutan pologoro oknum seketaris desa juga meminta sejumlah pungutan pembuatan KTP Elektronik kepada warga dengan pungutan sebesar Rp.20.000,”kata warga yang enggan disebutkan namanya.

Investigasi PKP Jateng akan mengambil langkah tegas perihal terjadinya pungutan liar yang terjadi di Kabupaten Jepara dan berkoordinasi dengan FORKOPINDA JEPARA, serta inspektorat, Dinsospermades, serta BPK, bila terbukti oknum sekdes  terlibat, kami meminta Bupati bisa menonaktifkan oknum yang melakukan pungutan liar.

(Aris/Vio)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru