oleh

Gandeng ESQ, Lapas Narkotika Gunung Sindur Gelar Rehabilitasi Sosial

BOGOR,Kicaunews.com – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika kelas IIA Gunung Sindur menggelar rehabilitasi sosial bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan mendatangkan mentor dari Tim Peduli Pemasyarakatan FKA ESQ Korda Tangerang, Banten.

Kegiatan yang diawali dengan salam pembangkit semangat berlanjut dengan permainan balon serta menterjemahkan gerakan tubuh tersebut, diikuti oleh puluhan WBP yang berada di blok B, Lapas Narkotika Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/3).

Kepala Lapas Narkotika kelas IIA Gunung Sindur, Damari mengatakan, kegiatan yang diadakan pihaknya ini merupakan proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan para WBP kembali mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, para WBP yang mengikuti rehabilitasi itu didominasi oleh para pecandu, pengedar dan bandar narkoba. Dia menilai, dengan adanya rehabilitasi diharapkan mampu merubah para WBP agar terlepas dari pengaruh narkoba dan hidup normal ketika telah bebas nantinya.

“Saya berpesan kepada para WBP agar semangat dalam mengikuti program rehabilitasi sosial ini. Kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan dan hak yang terbaik bagi para WBP,” kata mantan Kalapas Lampung Utara, tersebut.

Selaras dengan pimpinanya, Kasibinadik Lapas Narkotika Gunung Sindur, Tri Mulyono menjelaskan, rehabilitasi sosial merupakan program dari Dirjenpas serta Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat.

Pria murah senyum itu menjelaskan, saat ini Lapas tempatnya mengabdi tersebut menjadi salah satu UPT pelaksana dari program rehabilitasi sosial Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat.

“Program ini sudah berjalan selama tiga bulan dimulai dari awal tahun 2021 kemarin, dalam program ini kami menggandeng konselor dari Yayasan PEKA, instruktur senam serta BNNK Bogor, termasuk ESQ” ungkapnya.

Masih di tempat yang sama, Kasubsi Binkemaswat, Bergi Riyadi menegaskan, dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial ini tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk memutus mata rantai pendemi Covid-19.

Baca juga :  Lawan PS Tira di Liga I, Persib Bandung Kewalahan 

“WBP sehat, Lapas Narkotika kelas IIA Gunung Sindur aman dan kondusif,” tandas pria yang memiliki hobby motor cross dan Off-road itu seraya menceritakan bahwa sampai saat para WBP tidak ada yang terpapar pandemi Covid-19.

Sementara itu, Tim Peduli Pemasyarakatan FKA ESQ Korda Tangerang, Irvan Suryaningrat menjelaskan, makna dari kedua permainan dalam rehabilitasi ini berkaitan dengan harapan dan impian yang dimiliki setiap manusia.

Namun, kata Irvan, di sisi lain akan memperlihatkan tahapan dan juga proses yang lazim dilakukan dalam upaya mewujudkan. Dia menilai, adakalanya sebagai manusia, kita mencoba melakukan hal apapun demi terwujudnya harapan dan impian.

“Namun seringkali melupakan tahapan seperti apa yang sesuai perintah Tuhan,” terang Irvan, seusai kegiatan.

Irvan menjelaskan, kedua permainan sederhana ini hanyalah untuk mengingatkan kembali tentang apa yang seharusnya dilakukan, sekaligus sebagai bahan renungan bagi para WBP.

“Dalam menyikapi setiap keadaan yang dihadapi. Bukan hanya selama berada di dalam Lapas, namun juga saat kelak kembali ke masyarakat,” tandas Irvan.

Hms/adt

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru