banner 728x250

Bersama Pemkot Bandung, Dansektor 22 Citarum Harum Rapat Koordinasi Robohnya Kirmir Sungai Citeupus 

  • Bagikan
banner 468x60

Bandung,kicaunews.com – Penataan sungai yang ada di Kota Bandung, Satgas Citarum Harum Sektor 22 selalu dilibatkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung termasuk dalam pembenahan maupun normalisasinya.

Seperti pada penanganan robohnya kirmir di Sungai Citepus wilayah Kelurahan Karasak Kecamatan Astana Anyar, tepatnya di belakang RM Ampera Jl. Soekarno Hatta.

banner 336x280

Pemerintah mengadakan rapat untuk memperbaiki kirmir yang roboh tersebut, rencananya sekalian menata ulang pembenahan pada tata kelola sungai dan lingkungannya, bertempat di RM Makan Ampera, Selasa (9/03/2021).

Menurut Kol. Inf. Eppy Gistiawan, S.I.P., (Dansektor 22 Citarum Harum) terkait pada tata kelola sungai melalui pembenahannya itu merupakan kewenangan pemilik kebijakan, yaitu pemerintah setempat dari muali perencanaan hingga pembiayaannya.

Namun dalam tata kelola sungai ada aturan merupakan regulasi kebijakan untuk menentukan sekala prioritas dalam pembenahan yang mengacu pada kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat, maka karakter sungai harus sesuai fungsinya.

“Kami hanya berkeinginan bahwa semua itu harus sejalan dengan pemeliharaannya, yaitu pembenahan kirmir selain berfungsi sebagai tembok penahan tanah juga bisa berfungsi untuk fasilitas pemeliharaannya,” ujar Dansektor 22.

Pada pemeliharaan sungai jelasnya membutuhkan ruang sebagai area fungsi, bila ini diterapkan disetiap sungai maka antisipasi bencana akan terpantau langsung.

Tidak lepas dari itu, penataan dan pengelolaan sungai melalui infra struktur yang benar sudah mencakup bidang kesehatan masyarakat selain menjamin keselamatan lingkungan sehingga tingkat bencana bisa diminimalisir.

“Beberapa kejadian kirmir yang roboh selama ini karena kurangnya area fungsi sebagai pemeliharaan, tapi yang tidak kalah penting saya harap pemerintah bisa menyiapkan lahan untuk Mandi Cuci Kakus (MCK) bagi warga yang tidak memilikinya,” imbuh Dansektor.

Kepentingan Dansektor 22 diatas adalah untuk menciptakan sungai yang bersih dan sehat, selama ini warga bantaran membuang tinjanya langsung ke sungai melalui paralon.

Baca juga :  Pasca Penertiban Bangunan Liar, Dansektor 22 Citarum Harum Bersama Dinas Terkait dan Unsur kewilayahan, Mengadakan Pertemuan Dengan Warga Cibodas

Pembenahan kirmir merupakan sikap meminimalisir tinkat bencana, yang sering berakibat buruk pada masyarakat sekelikingnya.

Kepentingan kesehatan masyarakat juga harus di fokuskan oleh pemerintah, guna mengerucut pada Program ODF 100% dan bisa mencegah munculnya Stunting.

Rapat pelaksanaan perbaikan kirmir di belakang RM Ampera, melibatkan, BBWS Citarum, Dansektor 22 Satgas Citarum Harum, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan, Dinas Tata Ruang,  Lurah Kelurahan Karasak, Lurah Kelurahan Pelindung Hewan, Dansub 01 Citarum Harum dan management
Rumah Makan Ampera.(*)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *