oleh

Terkait Banyaknya Data Tidak Valid, Desa Margalaksana Gelar Rakor Validasi KPM

Tasikmalaya, Kicaunews.com – Pemerintah Desa Margalaksana Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya Melakukan Validasi Data Penerima Keluarga Manfaat (KPM) PKH dan BPNT, Senin (8/03/2021) bertempat di aula desa.

Menurut Pendamping PKH Desa margalaksana Asep Khaerudin saat di jumpai media seusai rakor validasi di desa margalaksana menjelaskan bahwa ada sekitar 10 dari 244 orang KPM PKH yang datanya tidak valid atau tidak sama dengan data yang telah tercatat.

“Perbedaan data tersebut diantaranya ada NIK yang di pake oleh 2 orang dan ada juga nama yang tidak sama dengan Kartu Keluarga (KK) atau identitas yang lain sepert di akta kelahiran, surat kawin, sehingga dapat menghambat atau mempengaruhi cairnya PKH dan harus di Update lagi dengan KK yang terbaru yang sudah valid,”ujarnya

Asep juga menambahkan masalah data yang di validasi itu tidak bisa menyalahkan salah satu pihak karena data yang mendapatkan bantuan PKH tersebut itu bukan data yang sekarang, ketika data masuk baru tercatat sekarang karena ini data waiting list karena data ini sudah masuk jauh sebelum terdetek seperti saat ini.

“Hanya saja kesalahan pasti ada, karena masyarakat yang punya data juga kurang koreksi benar gak ini data yang kita miliki ini sudah valid, jangan baru ketika ada temuan baru kita sadar bahwa data kita tidak valid,”ungkapnya

Waktu untuk perbaikan data itu membutuhkan waktu kurang lebih 2 Minggu dan sekarang ini adalah deadline untuk semua data dari setiap kelompok PKH itu sudah harus masuk agar segera di proses untuk perbaikan datanya. Tandasnya.

Sementara itu, Didin Syafrudin selaku kasi kesra juga menambahkan dan menghimbau kepada semua ketua RT untuk segera mensosialisasikan kepada warganya agar segera mengganti KK yang sudah lama dengan KK yang terbaru dan di wajibkan bagi seluruh warga masyarakat untuk segera menggantinya. Singkatnya

Baca juga :  Operasi Yustisi Covid 19 Di Wilayah Hukum Polsek Cikalongwetan Sosialisasikan 3M + 1T

http.kicaunews.heritasik

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru