oleh

Dr. Drs. H. E. Syahrial  Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Komisi C Gelar Reses di Kelurahan Duren Sawit

JAKARTA, Kicaunews.com – Serap Aspirasi atau yang lebih dikenal dengan reses yang anggota legislatif baik tingkat pusat maupun daerah merupakan bagian dari agenda kerja yang dilakukan di luar sidang dan di luar gedung parlemen.

Reses berarti masa perhentian sidang (KBBI) yang dimanfaatkan oleh anggota legislatif untuk kembali ke Daerah Pemilihan (Dapil) “bertatap” dengan masyarakat yang telah memilihnya. Bertatap tentu tak sekadar bertemu pandang, say hello lalu pergi.

Masa reses dijadikan sejumlah masyarakat menumpahkan curahan hati (curhat). Menyampaikan ragam kondisi yang juga dirasakan tak berubah, kondisi yang masih jauh panggang dari api, semuanya ditumpahkan kepada anggota legislatif yang telah mereka pilih. Disampaikan kepada mereka yang diharapkan jadi penyambung lidah, dengan harapan segala kerumitan segera sirna.

Hanya saja, reses kerap menjadi sarana utopia, menampung keluh-kesah, mungkin pula menebar janji, selebihnya memang sekadar digunakan liburan, rehat dari agenda sidang menjemukan. Tidak mengubah apa-apa.

Namun bagi Dr. Drs. H. E. Syahrial, MM, reses dijadikan sebagai sarana untuk membantu merealisasikan aspirasi masyarakat yang tersumbat.

Dalam reses ini, dia tidak hanya mendengarkan aspirasi konstituennya saja, namun semua unsur masyarakat Jakarta juga ditemui dan dilayaninya agar semua masyarakat dapat merasakan program kerja Pemprov. DKI Jakarta. Dalam resesnya Jl. Madrasah RT.11/10 Duren Sawit Jakarta Timur, hari Rabu, 3 Maret 2021, sekilas iya menyampaikan pengalamannya sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Prov. DKI Jakarta yang salah satu hasil kerjanya adalah menjadikan Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa sebagai Pusat Perkampungan Budaya Betawi yang telah dicanangkan oleh Gubernur Sutiyoso.

Terkait dengan serap aspirasi, ia menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat akan difollow up secara tuntas baik di parlemen ataupun kepada dinas terkait. Salah satu aspirasi yang muncul dari pengadaan Mobil Jenazah oleh Pemprov DKI Jakarta melalui dinas terkait untuk masyarakat luas ditempatkan di tiap kelurahan agar warga yang terkena musibah kematian dapat mudah memperoleh layanan mobil jenazah dari Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga :  Bappilu NasDem DPW Banten Apresiasi Kinerja Polda Banten

Peserta yang hadir dalam acara reses tersebut, H. Syarif Hidayat yang mewakili Lurah Duren Sawit, Monang perwakilan dari Kecamatan Duren Sawit, Abdul Latif SHI, Ketua RT. 11, Sudarno, ketua RT.008 R. Endang Saputra, Sekretris RW.010, H. Amiruddin, anggota FKDM kelurahan Duren Sawit. Peserta yang hadir sesuai dengan kapasitas kursi yang tersedia dan mengikuti protokol kesehatan. Acara tersebut berakhir dengan lancar dan tertib. (Red/AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru