oleh

Kapolres Ciamis , Pengawasan Di HariTerakhir Penerapan PPKM Jawa-Bali Dilaksanakan Oleh Ratusan Personel gabungan

Ciamis, Kicaunews.com – Tim pengawas protokol kesehatan menindak ratusan pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Ciamis. Penindakan dilakukan dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten Ciamis.

Penindakan kali ini dilaksanakan secara mobile ke sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Ciamis. Lokasi yang dituju meliputi Alun Alun Ciamis, Jalan Baregbeg dan kembali lagi ke Alun Alun Ciamis.

“Pengawasan penerapan PPKM di Kabupaten Ciamis hari ini, petugas gabungan menindak 681 orang yang melanggar protokol kesehatan. Sebabyak 525 orang diberikan teguran lisan, 20 orang teguran tertulis, 86 diberikan sanksi sosial, dan 50 orang diberikan sanksi fisik,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., seusai pelaksanaan kegiatan pengawasan penerapan PPKM di Kabupaten Ciamis, Senin (25 Januari 2021).

Lebih lanjut, AKBP Hendria mengatakan, pengawasan di hari terakhir penerapan PPKM di Jawa-Bali dilaksanakan oleh ratusan personel gabungan. Mereka terdiri dari 160 personel Polres Ciamis Polda Jabar, 50 anggota TNI dari Kodim 0613/Ciamis dan Subdenpom III/2-3 Ciamis, 50 petugas Satpol PP Kabupaten Ciamis, dan 20 petugas kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis.

“Tim pengawas tidak hanya melakukan penindakan. Tetapi mereka juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan), ke pada warga di sejumlah objek vital,” kata Kapolres.

Kapolres berharap penerapan PPKM ini akan berdampak positif kepada warga masyarakat Kabupaten Ciamis dalam penanganan Covid-19. Mulai dari kesadaran mempedomani protokol kesehatan hingga penurunan status zona setingkat atau lebih baik dari sebelumnya.

“Berdasarkan informasi yang didapat, saat ini Kabupaten Ciamis sudah masuk dalam zona kuning. Semoga dampak positif dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Ciamis akan terus meningkat, sehingga masyarakat dapat kembali normal menjalani kehidupan,” pungkasnya.(yt)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru