oleh

FKDM Kecamatan Duren Sawit Menggelar Rakor Perdana Bersama FKDM Kelurahannya

Jakarta, KICAUNEWS.COM – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) kecamatan Duren Sawit mengelar Rapat Koordinasi Perdana dengan FKDM Kelurahan se-kecamatan Duren Sawit dengan turut mengundang korwil kecamatan Duren Sawit Cancro Hutabarat dari FKDM Kota Jakarta Timur.

Kegiatan rakor ini mengundang narasumber H. Dwi Sugiarto yang juga Ketua FKDM Kota Adm Jakarta Timur dan H. Munier Arsyad Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan rakor perdana FKDM Kecamatan Duren Sawit di yayasan As-Sa’adah daerah Pondok Kelapa, Duren Sawit Jakarta Timur.

Pada sambutannya ketua FKDM Duren Sawit, Daruko mengatakan bahwa Forum rakor ini agenda yang sudah diagendakan untuk mempertemukan anggota FKDM tingkat kelurahan, kecamatan di Duren Sawit dengan Ketua FKDM Kota, Korwil Kecamatan Duren Sawit dan Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta yang juga tinggal di Duren Sawit. Dalam tugas pengawasan nya Daruko meminta kepada anggota terpilih untuk berkoordinasi dengan mitra dan amggota lain terkaitan permasalahan di lapangan.

H Dwi Sugiarto selaku Ketua FKDM Kota Jakarta Timur, mengucapkan selamat kepada anggota FKDM Kecamatan dan Kelurahan yang terpilih baik yang lama dan baru masuk terpilih untuk masa bakti 2021 – 2023. Dan meminta dalam tugas FKDM harus menjadi mitra dan bagian dari pemda sesuai Pergub no 138 tahun 2019 tentang penyelenggaraan FKDM.

Dan meminta agar anggota yang lama bisa memberikan informasi baik secara teknis maupun no teknis kepada anggota yang baru.

Munier Arsyad, selaku tuan rumah rakor FKDM Kecamatan Duren Sawit dan juga Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta menjelaskan, bahwa FKDM itu merupakan perangkat Pemda yang dibawah naungan Gubernur DKI Jakarta sesuai wilayah Duren Sawit.

FKDM harus melakukan pendeteksian dan pencegahan dini dengan beberapa tahapan yaitu pengumpulan data dan informasi, verifikasi data/informasi dan melaporkan kepada pihak terkait (ketua,wanhat) di wilayahnya.

Baca juga :  Polri Sebut Gakkumdu Temukan 3.800 Pelanggaran Pilkada, 112 Diantaranya Naik Penyidikan

Anggota FKDM harus melakukan pemetaan diwilayah masing-masing baik ATHG (Ancaman, Tantang, Hambatan dan Gangguan).

Anggota FKDM harus menjaga nama baik secara kelembagaan dan bersifat koordinasi dengan satu tingkat di atasnya. Anggota FKDM dilarang melakukan pidana, kolusi, korupsi, nepotisme, dan menggunakan narkoba baik sebagai pemakai maupun pengedar.

Kewaspadaan Dini adalah serangkaian upaya/ tindakan untuk menangkal segala potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan dengan meningkatkan pendeteksian dan pencegahan dini.

Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan yang selanjutnya disingkat ATHG adalah setiap upaya pekerjaan, kegiatan, dan tindakan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai dan/ atau dibuktikan dapat membahayakan keselamatan bangsa, keamanan, kedaulatan, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kepentingan nasional di berbagai aspek baik ideologi, politik, ekonomi,
sosial, dan budaya maupun pertahanan dan keamanan.

Pendeteksian dan Pencegahan Dini adalah segala usaha, atau kegiatan yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung untuk mendeteksi dan mencegah permasalahan yang mempengaruhi penyelenggaraan pemerintahan.

FKDM menjadi mata dan telinga di masyarakat agar menjadi stabilitas keamanan dan ketentraman warga DKI Jakarta sesuai motto Gubernur Anies : Maju Kotanya dan Bahagia Warganya. (Red/AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru