banner 728x250

Sidak Alih Fungsi Rumah Tinggal di Cipondoh, Dewan Kota Tangerang Disambut Tidak Baik

  • Bagikan
Rombongan DPRD Kota Tangerang Sidak Perum di Cipondoh.
banner 468x60

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – DPRD Kota Tangerang melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Perum Taman Jaya, Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Sidak tersebut dilakukan atas dasar aduan dari masyarakat terkait beberapa titik rumah tinggal yang diduga dialihfungsikan menjadi tempat usaha seperti gudang industri.

Kedatangan rombongan DPRD Kota Tangerang bersama Komisi I dan Dinas terkait itu sempat disambut tidak baik oleh salah satu pemilik tempat usaha. Mereka tidak menerima kedatangan para Dewan yang dianggapnya tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu.

banner 336x280

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto menegaskan, bahwa Sidak tidak perlu ada pemberitahuan dan aturan yang ada di Kota Tangerang, rumah tinggal tidak bisa dijadikan tempat usaha apalagi untuk produksi.

“Judulnya sidak ya tidak perlu ada pemberitahuan, dan seperti yang tadi sudah kita lihat ternyata rumah tinghal itu memang dijadikan tempat usaha,” kataTuridi, Rabu (30/12/2020).

Terkait beberapa pekerja yang terlihat, lanjutnya. Pihaknya akan meminta Dinas terkait untuk mendatanya.

“Dalam hal ini kita akan minta Disnaker untuk mendata beberapa pekerja yang tadi kita lihat dipekerjakan disana. Yang bikin saya tertarik adalah bahasanya beliau (si pemilik rumah, red) yang mengatakan adalah rumah tapi kenyataannya malah memperkerjakan beberapa pekerja. Disitu juga kita lihat ada proses packing dan pencucian baut, apalagi kalau baut tersebut cc-an atau karatan maka limbahnya akan membahayakan,” terang Turidi.

Lebih dalam Turidi mengtakan, bahwa ditemukan juga beberapa titik kondisi jalan dan lingkungan yang sangat memprihatinkan dan ternyata terungkap fasos fasum Perum Taman Jaya belum diserahkan pada pemerintah Kota Tangerang.

“Tadi kita sudah berbincang sama Lurahnya ternyata pengembang tidak mau menyerahkan fasos fasumnya dan ini menjadi PR kita di Komisi I dan IV terkait perijinan. Pengembang akan kita panggil untuk segera menyerahkan fasos fasumnya agar pembangunan bisa dikerjakan oleh pemerintah,” jelasnya.

Baca juga :  Polsek Cinambo Polrestabes Bandung, Giat Sosialisasi Dan Himbauan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Sementara Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Junadi juga sangat menyayangkan adanya sambutan tidak baik dari pemilik rumah atau usaha tersebut.

“Sangat disayangkan ada warga seperti itu padahal yang datang ini wakil rakyat loh, pimpinan Dewan Kota Tangerang beserta jajarannya dan kita punya surat perintah yang jelas. Intinya saya minta RT, RW, Lurah, Trantib harus segera didata untuk segera dikoordinasikan karena ada suatu hal yg harus dibenahi,” ucap Junadi.

“Kami Komisi I menangani perijinannya, kami mau cek perijinannya. Mereka sebetulnya sudah salah, kita tanya ijinnya tapi tidak mau menunjukkan, kalau sudah ada izinnya ya silahkan tapi kalau tidak aturan kita turunkan bukan malah mentang-mentang. Ini catatan khusus buat Lurahnya dan harus segera ditindaklanjuti,” tambah Junadi dengan nada kesal.

Lain dengan Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang, Parwoto bahwa pada prinsipnya rumah tinggal tidak boleh untuk tempat usaha, bahkan kata dia, pihaknya akan menanyakan siapa yang mengeluarkan izinya.

“Kita akan tanya Dinas terkait pemberian sanksinya bila ternyata itu ada izinya, karena yang berhak memberikan sanksi adalah pemerintah Kota Tangerang bukan dewan,” jelas Parwoto.

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang yang ikut Sidak saat itu, Imam menegaskan, bahwa Sidak yang dilakukan DPRD Kota Tangerang berdasarkan kronologis aduan dari masyarakat.

“Aduannya dari siapa kan dari masyarakat juga bukan atas dasar pribadi,” cetus Imam.

Sementara itu Lurah Cipondoh Makmur, Yoga Prasetya mengatakan belum mengetahui kalau di wilayahnya (Perum Taman Jaya, red) banyak rumah tinggal yang beralih fungsi.

“Saya baru menjabat disini jadi saya belum mengetahui persis, jujur saya belum mengecek perizinannya. Tapi saya ucapkan banyak terima kasih pada wakil rakyat yang sudah mau negokin wilayah saya, semoga saja bisa menjembatani fasos fasum perum ini yang memang belum diserahkan oleh pihak pengembang agar kita bisa melakukan pembangunan,” tandas Makmur. (adv)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *