banner 728x250

Puluhan Warga Terjaring Razia Dalam Operasi Yustisi Di Wilkum Polsek Pangandaran

  • Bagikan
banner 468x60

Pangandaran, Kicaunews.com – Operasi Yustisi penegakan disiplin menggunakan masker kembali di gelar Polsek pangandaran Polres Ciamis Polda Jabar. Operasi kali ini dilaksanakan di sekitar Jln Raya Merdeka Objek Wisata Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (24 November 2020).

Dalam operasi tersebut, puluhan warga terjaring razia. Mereka yang terjaring razia diberikan penindakan langsung mulai dari teguran lisan hingga sanksi fisik berupa push up.

banner 336x280

Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi, SH., M.M., mengatakan, operasi kali melibatkan puluhan personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub Kabupaten Pangandaran. “Operasi kali ini sebanyak 74 orang warga terjaring razia. Mereka ada yang diberikan tindakan berupa teguran lisan, teguran tertulis, sanksi sosial mengucap Pancasila dan saksi fisik push up,” katanya.

Penindakan tersebut, kata Kapolsek merujuk pada Instruksi Presiden RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pemcegahan dan Pengendalian Covid-19. Terlebih seiring dengan diperketatnya Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di wilayah hukum Polsek Pangandaran.

“Ada operasi yustisi artinya ada penguatan yang lebih besar, bukan hanya menuntut masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan, tetapi juga mereka yang tidak patuh akan dikenakan sanksi yang lebih berat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan, selain mendisiplinkan warga saat PSBM. Pihaknya membantu mengedukasi warga melalui himbauan-himbauan tentang protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan harapan pemutusan mata rantai terjadi

“Kita pun tetap mengedepankan edukasi terhadap masyarakat untuk patuh dan paham terhadap protokol kesehatan. Guna membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,” tandasnya. (Yt)

 

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *