oleh

BAKTI Kominfo Bersama DPR RI Kembali Gelar Seminar Merajut Nusantara

JAKARTA, Kicaunews.com – Seminar Merajut Nusantara di gelar lagi dengan mengambil tema : “Pemanfaatan TIK Sebagai Media Edukasi dan Bisnis” Kominfo melalui BAKTI dan DPR RI, Selasa /24 November 2020. Dan acara webinar ini di siarkan live melalui chanel youtube SwaraSenayan : http://www.youtube.com/watch?v=_yG3o71Ltbo.

Menghadirkan narasumber H. Bachrudin Nasori, S.Si, M.M selaku Anggota Komisi I DPR RI,Mediodeci Lustarini selaku Kordinator bidang hukum dan kerjasama,Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik dan Roy Suryo selaku Pakar Telematika Indonesia.

Paparan pertama di sampaikan oleh H. Bachrudin Nasori, S.Si, M.M, selaku anggota DPR RI Komisi I berikut penyampaian materi beliau,
“TIK dalam Bahasa Inggris nya ICT, yakni teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengolahan, penyimpangan, penyebaran dan penyajian informasi.

TIK bagaikan pisau, kalau kita salah menggunakan bisa menusuk, TIK miliki dua fungsi utama yakni sebagai tool dan sebagai Science.

Dengan adanya media TIK dan internet, segala jenis transaksi dagang atau bisnis bisa di lakukan dengan cara praktis tanpa harus antri berjam jam di loket pembayaran.

“TIK juga mempermudah pelaku usaha untuk promosikan usahanya,” tutupnya.

Narasumber kedua di sampaikan oleh Mediodeci Lustarini selaku Kordinator bidang hukum dan kerjasama,Dirjen Informasi dan komunikasi publik.

Berikut paparan dari beliau, “Transformasi digital Indonesia : Infrastruktur, legislasi, kolaborasi, talenta”

Kominfo melalui program BAKTI Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi akan menyediakan infrastruktur di daerah yang belum ada akses internet nya.

Bakti telah membangun 7542 akses internet dan 1606 BTS sinyal, perencanaan satelit multifungsi akan di bangun juga oleh BAKTI. Meningkatkan akses internet, kalau infrastruktur sudah baik, masyarakat pun bisa mengakses internet.

Situasi digital selama pandemi, terjadi pergeseran preferensi aplikasi dari user generated content dan game ke aplikasi pendukung bekerja dan hiburan. (Sumber ATSI, 2020.

Baca juga :  Pandemi Covid-19, Kapuspen Kemendagri Minta Tak Pengaruhi Kualitas Pelayanan Publik

Survey literasi digital 2020 99.7% koneksi internet dari HP, 98 % lokasi koneksi di rumah, 76% sumber informasi adalah medsos. Anomali nya, informasi data jelas dan lengkap, terjamin kebenaran nya, tercantum sumber berita yang jelas.

Salah satu program Kominfo,Siberkreasi Netizen Fair adalah perhelatan akbar tahunan siberkreasi. Digital Talent Scholarship 2020 Program online academy target nya 40ribu peserta, tema pelatihan android develover, digital skills, dll

Potensi ekonomi digital Indonesia 97% tenaga kerja bergerak di UMKM, 150 juta pengguna internet (56%). Selama pandemi,belanja ritel online melonjak 400%, dan ini merupakan peluang dan potensi.

Pandemi mempercepat kehidupan digital, pemerintah dengan Gerakan Bangga buatan produk Indonesia mengajak kepada masyarakat agar membeli produk buatan anak bangsa.

Mengutip pidato Presiden Jokowi tanggal 14 Agustus 2020,”Jangan sia siakan pelajaran yang di berikan oleh krisis, jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran, justru momentum krisis ini harus kita bajak untuk lakukan lompatan kemajuan” .Tutup nya

Narasumber terakhir di sampaikan oleh Roy Suryo selaku Pakar Telematika Indonesia.

“Wakil Rakyat seperti H. Bachrudin Nasori patut di contoh oleh wakil rakyat yang lain karena beliau selalu terjun ke konstituen nya,dan karena nya terpilih lagi menjadi wakil rakyat sampai 4 periode.

“Perkembangan teknologi membuat kehidupan manusia berubah, pada tahun 90 an model TV cembung, sekarang model TV tipis tipis, beda tipis kolonial dan milinial

Jadi teknologi itu tak bisa kita hindari, harus kita pelajari teknologi tersebut, kemajuan teknologi perlu di imbangi dengan tersedianya perangkat legal.

Kejahatan cyber harus kita hindari, dan hoak yang kini marak kita juga harus hindari. Indonesia peringkat kedua dalam penyalahgunaan internet, oleh karena nya jangan lah internet di salahgunakan.

Baca juga :  Bangun Karakter Milenial, LPM Karang Tengah Gelar Pelatihan di Kampung Teduh

Jangan malu belajar IT, Presiden pun belajar IT, jadi mari sama sama kita belajar. Pandemi membawa perubahan besar dalam tatanan kehidupan, semua wajib mengikuti protokol kesehatan. Penggunan TIK perlu di imbangi penerapan hukum ITE untuk mencegah new crimes, frauds and negative Externatilies, Tutup Roy Suryo.

(Red/AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru