oleh

Sidak Lagi, Dansektor 22 : “Masih Banyak Pelaku Usaha Kurang Peduli dan Paham Akan lingkungan”

Bandung,kicaunews.com – Dansektor 22 Satgas Citarum Harum kembali melaksanakan sidak kepada para pelaku usaha, kali ini Kolonel Inf Eppy Gustiawan, sidak ke 4 lokasi yang berada di wilayah kota Bandung yaitu Chung Gi Wa Cafe, RM. Raja Rasa, Dakken Steak dan Carnivour Cafe.

Dalam pelaksanannya didampingi unsur kewilayahan dan Tim Ahli Limbah Domestik, Kolonel Inf Eppy Gustiawan menjelaskan, bahwa ini adalah tahun ketiga program Citarum Harum berjalan, bukan edukasi dan sosialisasi lagi yang kita tuntut tapi sudah seharusnya pelaku usaha melaksanakan optimalisasi secara mandiri.

“Sampai dengan saat ini masih banyak pelaku usaha yg kurang peduli dan kurang paham akan arti lingkungan terbukti tiap kali kegiatan sidak hasilnya berpotensi mencemari lingkungan, lakukan optimalisasi sesegera mungkin atau tindakan tegas”. Tutur Kolonel Inf Eppy Gustiawan kepada Manager Chung Gi Wa Cafe. Kamis (19/11/2020).

Bamin Sektor 22 Satgas Citarum Harum Serka Agung menambahkan, perlu adanya pemahaman ulang kepada pelaku usaha secara terpadu dan terpusat baik itu berupa sosialisasi dan edukasi ulang ataupun himbauan tentang pemahaman akan lingkungan.

“Pada kenyataannya pelaku usaha masih belum paham dan belum mempedomani Permen LHK RI Nomor 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Mereka masih beranggapan, sampah padat yang terangkat dan pemasangan Grease trap untuk mengurai minyak dan lemak adalah upaya yang sudah maksimal”. Jelasnya.

Menurutnya, upaya tersebut masih belum maksimal dan belum memenuhi standar baku mutu karena masih ada kandungan minyak dan lemak yang terbuang ke badan sungai yang menghasilkan nilai COD yang tinggi dan suspensi endapan/lumpur organik sehingga menimbulkan bau yang berdampak pada warga sekitar.

“Harus ada treatment lanjutan melalui sistem biologi baik secara Aerobik dan Anaerobik agar bau hilang dan menurunkan nilai COD”. Ujarnya.

Baca juga :  Ini Bukti Sinergitas Koramil 13/Kluet Timur Bersama Muspika dan Masyarakat Menyambut HUT RI Ke - 72

Serka Agung berharap, apabila semua pelaku usaha domestik memahami dan mempedomani Perpres No 15 dan Permen LHK RI Nomor 68, maka program untuk mewujudkan Citarum menjadi bebas sampah dan limbah akan mudah tercapai.

“kita ketahui semua pencemaran itu bukan berasal dari industri saja tapi dari rumah tangga dan domestik lainnya (UMKM/cafe/resto/hotel). Selain itu, para pelaku usaha harus pegang prinsip apabila siap untuk membuka lapangan usaha maka harus siap juga untuk peduli lingkungannya”. Pungkasnya.***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru