oleh

Isu Pemotongan BLT UMKM Di Desa Bagan Bilah Menjadi Sebuah Pertanyaan

Labuhanbatu, Kicaunews.com – Isu yang didengar adanya pemotongan blt umkm sebesar Rp100.000 s/d Rp200.000 perorang terhadap masyarakat penerima blt umkm yang diduga dilakukan oleh pihak bank brilink menjadi sebuah pertanyaan besar bagi masyarakat di desa bagan bilah, Kecamatan panai tengah, Kabupaten labuhanbatu Sumatera Utara, Rabu (18/11/2020).

Informasi yang diterima awak media ini dari galangan masyarakat setempat yang tidak bersedia tulis nama bahwa adanya pemotang bantuan umkm tersebut.

“Di desa bagan bilah ada pemotongan blt umkm bg,sebesar seratu ribu rupiah, ada juga yang dua ratus sehingga yang menerima tidak full tp aku gak tau itu uang apa,”ungkapnya.

Terpisaha, di konfirmasi salah seorang pihak bank brilink berinisial (W) mengatakan itu bukan pemotongan tp itu pemberian.

“Itu bukan kita potong pak, itu hanya di beri sama kita sebagai bentuk terimakasih mereka tanpa ada kita patokan berapa jumlahnya karna kita menolong mereka sebagai pendampingnya,”terangnya.

Kalau tidak di dampingi sambungnya mereka tidak paham dalam pengisian datanya.

“Masyarakat banyak gak paham pak mengisi data untuk pencairan blt umkm di bank itu makanya kita bantu, itu pun karena mereka minta tolong pak, lebih sedihnya lagi ada yang pulang sanjung tanpa membawa hasil karena gak paham pengisian datanya pak,”ujarnya.

Kepala desa bagan bilah (asrul siregar) di mintai tanggapannya, tidak mengetahui kronologisnya namun iya sangat berharap tidak ada masalah pemotongan apapun untuk kedepannya.

“Saya tidak tahu pak bagaimana ceritanya tapi saya pernah dengar selintas saja dari lingkungan masyarakat katanya begitu pak, itu pun entah betul entah tidak saya tidak tahu tapi saya sangat berharap khususnya di desa kita ini desa bagan bilah tidak ada pemotong apapun untuk kedepannya,”tutupnya mengakhiri konfirmasi. (Nasruddin)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru