oleh

Bupati Banyumas Ir Achmad Hussen dan Bu Erna Tinjau Langsung Lokasi Tanah Longsor di Sumpiuh

Banyumas, Kicaunews.com – Korban meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di Desa Banjar panepen dan Bogangin Kecamatan Sumpiuh di datangi langsung oleh Bupati Banyumas Ir Achmad Hussen dan bu Erna.

Di Desa Banjar panepen Bupati Banyumas Ir Achmad Hussen dan Bu Erna yang di ikuti oleh team BPBD, Humas Pemkab Banyumas, Perwakilan Dinas PU serta Forkopincam Sumpiuh di temui oleh Kepala Desa Banjar panepen Mujiono untuk mendampingi ke lokasi korban bencana tanah longsor yang sedang di lakukan Evakuasi korban dari tempat kejadian bencana. Selasa (17/11/2020)

Rumah yang roboh tertimpa guguran material batu dan tanah dari tebing yang longsor merupakan rumah milik Basuki warga RT 02 RW 01 Desa Banjar Panepen Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas.

Rumah Basuki yang terkena tanah longsor sehari harinya di huni oleh Basuki dan istrinya serta dengan 3 anak laki lakinya, namun saat terjadi bencana tanah longsor menimpa rumah Basuki pada hari Selasa 17/11/2020 sekitar pukul 03 00 Wib anak tertua Basuki sedang di rumah embahnya sehingga tidak ikut menjadi korban tertimbun tanah longsor yang menimpa rumah Basuki.

Korban meninggal dunia tertimpa tanah longsor adalah Basuki ,istrinya dan dua anak, yaitu anak nomer dua dan yang bungsu

Bupati Banyumas mendatangi lokasi kejadian bencana tanah longsor di Desa Banjar panepen yang berbukit dan tebing yang curam serta licin .

Posisi di sekitar area lokasi rumah yang terkena bencana tanah longsor terlihat tebing yang curam dan tinggi serta tekstur tanah yang bercampur batu sehingga mudah sekali labil tergerus oleh curah hujan turun yang sangat deras.

Pada sekitar pukul 15,40 Wib korban yang di temukan di sudah 3 orang yaitu istri Basuki dan dua anaknya. Sementara jenazah Basuki belum di temukan.

Baca juga :  Brimob Polda Jabar Sambangi Pemuda di sebuah warung untuk cegah potensi gangguan Kamtibmas
Lokasi bencana tanah longsor di Desa Banjar panepen. (Foto. Dok)

Ketika Bupati Banyumas meninggalkan lokasi bencana, pencarian terhadap jenazah Basuki masih terus di lakukan oleh Personil TNI, Polri team Tagana, Pol PP, Para Relawan dan masyarakat.

Selanjutnya Bupati Banyumas beserta Bu Erna Hussen meninggalkan lokasi bencana tanah longsor di Banjar Panepen untuk menuju ke lokasi bencana tanah longsor yang menimpa rumah warga di Desa Bogangin Kecamatan Sumpiuh.

Di lokasi kejadian bencana tanah longsor yang menimpa warga Desa Bogangin, Bupati Banyumas Ir Achmad Hussen dan Bu Erna di temui oleh kepala Desa Bogangin Misnad yang menjelaskan tentang adanya kejadian bencana tanah longsor yang mengakibatkan korban jiwa satu orang warga bogangin meninggal dunia bernama Min.

Dalam petunjuknya Bupati Banyumas Ir Achmad Hussen kepada Kepala Desa Bogangin Misnad agar keluarga Korban tanah longsor di Desa Bogangin untuk sementara waktu bisa di ungsikan dulu ke tempat lain menghindari agar tidak terjadi korban jiwa lagi karena di khawatirkan terjadi adanya tanah longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan deras.

Salah satu warga bernama Bu Paryono warga Bogangin yang masih ada hubungan Famili dengan korban tanah longsor menjelaskan pada awak media Kicaunews bahwa waktu kejadian sekitar pukul 03 .00 Min mencoba membersihkan aliran air di sekitar rumahnya agar saluran air lancar namun tanpa di sadari ternyata tebing diatas rumahnya longsor dan menimpa tubuh Min hingga akibatnya Mn meninggal dunia .

Bupati Banyumas Ir Achmad Hussen dan Bu Erna sebelum meninggalkan lokasi di bogangin memberi arahan Kepada Kepala Desa Bogangin Miisnad perihal penanganan yang harus di lakukan untuk keluarga korban tanah longsor di Desa Bogangin. (Mugiono)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru