oleh

Keluarga Menolak Bila Pasien Yang Meninggal di Bawa Kembali Kerumah Sakit

Cilacap, Kicaunews.com – Sebuah kejadian tentang pasien yang meninggal dunia di minta untuk di bawa kembali ke rumah sakit membuat suasana di Desa Jeruklegi kulon kecamatan jeruk legi kabupaten Cilacap menjadi pertanyaan.

Sebelum meninggal dunia menurut warga sekitar rumah duka bahwa Rapin (45 ) warga Desa jeruk legi kulon dusun pengasinan masuk Kadus 1 RT 05 RW 01 menderita sakit diabetes yang makin parah maka di bawa ke rumah sakit di Cilacap.

Menurut keterangan warga masyarakat sekitar kediaman Rapin dan juga rekan Rapin sesama supir menjelaskan ke awak media Kicau news bahwa Rapin mengindap sakit diabetes sudah lama sudah tahunan bahkan yang semula badan gemuk kini kurus juga pernah mengalami kakinya muncul luka karena penyakit gula.

Menurut tetangga rumah duka bahwa Rapin meninggal dunia setelah di rawat di rumah sakit dengan perawatan di ruangan yang tidak boleh di jenguk . Di ruangan seperti ruang isolasi.

Pada hari Rabu (4/11/2020) sekitar pukul 15.00 wib ada informasi bahwa Rapin meninggal dunia , dan sekitar habis Maghrib jenazah Rapin tiba di rumah duka dengan diantar menggunakan Ambulan rumah sakit.

Namun sebelum Jenazah Rapin sampai di rumah duka masih berada di perjalanan ada yang memberitahu kekeluarga pasien di rumah duka bahwa nanti apabila jenazah sampai depan rumah di harapkan tidak di bawa masuk rumah tetapi di kembalikan lagi ke rumah sakit.

Informasi dari petugas kesehatan ke keluarga Rapin menimbulkan perdebatan antara keluarga Almarhum Rapin dengan petugas kesehatan yang meminta agar jenazah tidak masuk kedalam rumah dan di bawa kembali kerumah sakit.

keluarga almarhum Rapin bersikukuh menolak permintaan tersebut dan bersikukuh jenazah Rapin tetap dibawa masuk kedalam rumah dan kini terlihat di letakan di ruang tamu dengan di tutup kain Jarit dan tidak di perbolehkan di tengok oleh warga yang ingin takziah.

Baca juga :  Antisifasi Kejahatan Jalanan Polsek Purwasari Gelar Patroli Jalur Perbatasan

Kepala Dusun 1 Desa jeruk legi kulon Kadus Kalim menjelaskan ke awak media Kicau news bahwa tentang berbicara jenazah pulang dirinya tidak tahu dirinya hanya mengetahu bahwa Rapin mengindap penyakit komplikasi sakit Ginjal sama kencing manis yang sudah tahunan, ambulan datang tidak lihat karena pak Kadus Kalim sedang di Jatilawang. saat itu di telpon oleh bidan Desa Ferina yang memberi informasi bahwa agar masyarakat jangan mendekat karena ada kejanggalan dengan meninggalnya almarhum Rapin.

Menurut Kadus Kalim tentang jenazah Mau di makamkan di mana yang sesuai dengan kemauan keluarga dan itu wewenang keluarga Kadus Kalim tidak berani memaksakan ini itu karena itu wewenang keluarga.

Sementara ini Kadus Kalim memang belum di temui menghindar untuk di temui oleh siapapun dan hanya awak media kicau news yang menemui.

Sekitar pukul 20.00 wib di sekitar rumah duka terlihat banyak warga yg takziah dan ada juga terlihat aparat kepolisian dan pekerja medis di sekitar rumah duka. Jenazah Rapin terlihat di letakan di ruang tamu dengan di tutup kain Jarit. (Mugiono)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru