oleh

Perayaan Peh Cun di Kota Tangerang Jadi Warisan Budaya dan Tertua di Indonesia

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Tangerang menyebut Peh Cun menjadi warisan budaya tak benda tingkat Nasional yang dimiliki Kota Tangerang.

Diketahui, Peh Cun merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Cina Benteng, Kota Tangerang. Istilah Cina Benteng yang melekat pada warga Cina di wilayah tersebut karena dahulu pernah berdiri Benteng VOC Batavia di wilayah yang saat ini bernama Cina Benteng.

Peh Cun menjadi festival penting dalam sejarah dan kebudayaan Tionghoa. Perayaan yang selalu diperingati setiap tanggal 5 bulan 5 dalam penanggalan Kong Hu Cu tersebut selalu dirayakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perayaan Peh Cun rutin dilaksanakan di berbagai daerah, seperti Kota Tangerang di Sungai Cisadane dan merupakan salah satu yang tertua di Indonesia.

Menurut Ubaidillah, Peh Cun sudah menjadi warisan budaya tak benda tingkat nasional dan secara kultur hanya ada di Kota Tangerang.

“Dari 14 item yang diusulkan Provinsi Banten, Peh cun salahsatunya yang menjadi warisan budaya,” terang Ubaidillah dalam sambutannya, Selasa (3/11/2020) di Aula Kantor Disbudpar Kota Tangerang.

Sejak menduduki jabatan Kadisbudpar sejak mei 2020 lalu, Ubaidillah mengaku mempunyai semangat yang sama dengan para pelaku seni dan budaya untuk memajukan potensi Kota Tangerang. Oleh karena itu pada pertemuan kali ini, pihaknya duduk bersama dengan perwakilan komunitas.

“Terlepas sebagai ASN sebagai warga negara mempunyai semangat yang sama. Komunitas budaya menjadi sesuatu yang penting untuk duduk bersama,” katanya.

Masih kata Ubaidillah, bahwa sejak tahun 1993, pemerintah menyodorkan kegiatan kegiatan yang dianggap belum maksimal.

Maka pada pertemuan kali ini, Ubaidillah berharap kegundahan itu bisa dijadikan solusi bersama.

Baca juga :  FWJ Korwil Jaksel Resmi Dilantik, Kesbangpol DKI Sampaikan Ini

“Ada satu kekayakan yang prosesnya diselenggarakan dengan baik, maka akan maksimal dan ini yang harus kita kembangkan. Peh Cun ini jadi kebudayaan lokal Kota Tangerang menjadi asset tak benda nasional,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Tangerang, Sumangku Getar, menurut dia, pertemuan kali ini merupakan ruang dan sarana diskusi
bersama perwakilan pegiat dan komunitas seni dan budaya Kota Tangerang.

“Saya harapkan ini menjadi jembatan bagi perwakilan komunitas. Pertemuan ini untuk menampung aspirasi dan usulan dari berbagai kumunitas pegiat seni dan budaya,” kata Sumangku.

Sebelumnya kata Sumangku, pihaknya telah mengusulkan item warisan kebudayaan Kota Tangerang diantaranya, yaitu Tari Topeng dalam pagelaran Peh Cun.

“Kita juga ingin berprestasi dan Peh Cun sebagai asset dan warisan kebudayaan. Mudah mudahan kehadiran pelaku seni dan budaya kali ini bisa menjadi geliat kebudayaan dan terus tumbuh,” pungkas Sumangku. (aput/lla)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru