oleh

Perwakilan BBWS Serayu Opak Serahkan Bantuan Dan Adakan Bincang – Bincang

Banyumas, Kicaunews.com – Selain menyerahkan bantuan terhadap korban bencana banjir di Desa Sirau kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas Yossiandi selaku perwakilan dari kantor balai besar wilayah sungai (BBWS) Serayu opak mengadakan bincang bincang dengan Camat Kemranjen Dwi Irawan Sukma S.STP MHum, Kepala Desa Sirau Mualiful Khasan serta perwakilan dari tim Novita Center di ruang pertemuan kantor Desa Sirau serta tinjau lokasi Saluran sungai .Minggu 1/11/2020

Kepala desa Sirau Mualiful Khasan didalam perbincangan menceritakan beberapa permasalahan yang berkenaan hubunganya mengenai air banjir yg susah surut di sirau.

Diantaranya adalah pintu air supan satu sungai sibakung yang ulir rusak sehingga tidak bisa membuka pintu air dengan sempurna sehingga tentunya berakibat menghambat lajunya air keluar dari wilayah Desa Sirau.

Dan juga adanya kondisi tanggul yg rusak beberapa lokasi jebol sehingga meskipun tidak musim hujan air mengalir menggenang di pesawahan, untuk memperbaiki dari anggaran keuangan Desa tentunya biaya tidak mencukupi untuk di gunakan membuat buangan air dari tanggul yang rusak tersebut.

Kepala Desa Mualiful Khasan juga mempertanyakan adanya permintaan pengajuan normalisasi sungai sibakung yang belum ada tindakan sehingga kondisi fisik dasar sungai makin dangkal , hal tersebut tentunya mengakibatkan adanya luapan air keluar dari tanggul sungai ke persawahan dan ke pemukiman penduduk.

Apabila sungai di keruk bagian dasar sungainya tentunya air jadi tertampung mengalir dan tidak terjadi luapan air dari bibir tanggul.

Desa Sirau Kemranjen Banyumas mempunyai tanah kas Desa persawahan padi kurang produktip yang nantinya siap untuk di jadikan Embung .Selain Embung berfungsi untuk kebutuhan pertanian padi sawah juga bisa harapannya di gunakan untuk wisata desa yang tentunya bisa menambah pendapatan asli Desa ( PAD ).

Baca juga :  Pembangunan GOR di RW 06 Pondok Bahar Disoal Warga

Proposal Permintaan adanya embung Sirau sudah di serahkan dan juga sudah mengisi form yang dimintakan.

Lokasi Embung beberapa waktu yang lalu sudah ada konsultan perencanaan yang datang dari BBWS Serayu opak , sehingga berharap bantuan pembangunan Embung cepat di setujui dan terlaksana ,karena Embung sangat di perlukan sekali untuk kebutuhan para petani sehingga untuk dapat meningkatkan produktifitas padi yg selama ini di Desa Sirau karena selalu rutin banjir dan bibit terendam air maka petani sekali menggarap bisa enam kali menanam padi.

Camat Kemranjen Dwi Irawan Sukma S.STP MHum dalam bincang bincang menjelaskan bahwa untuk permintaan adanya Embung selain di Desa Sirau juga Desa Grujugan . Dan harapannya dari anggota DP RI dapil Banyumas Cilacap Hj Novita Wijayanti SE MM bisa membawakan aspirasi masyarakat Kemranjen khususnya Desa Sirau untuk di perjuangkan di bahas di dewan pusat agar BBWS Serayu Opak bisa ada anggaran untuk Embung Sirau bisa segera di realisasikan.

Yossiandi dari BBWS Serayu opak menjelaskan bahwa untuk beberapa hal yang di sampaikan Kepala Desa Sirau Mualiful khasan akan melihat dulu anggaran yang ada , karena wilayah yg di tangani BBWS Serayu Opak cukup luas , BBWS Serayu opak berusaha bisa menangani yg darurat dulu.

Mengenai adanya tanggul yg jebol juga nantinya akan di lihat penyebabnya .karena selama ini ada warga membuat saluran tikus sehingga berakibat mengganggu tanggul dan lama lama berakibat longsornya tanggul.

Perwakilan BBWS Serayu Opak juga meminta dukungan Anggota DPR RI untuk ikut membawakan aspirasi yang nantinya di bahas untuk di ajukan untuk di anggarkan.

Dari team Novita Center yang di wakili Ari ,Diana dan rekan yang ikut dalam pertemuan dengan perwakilan BBWS Serayu Opak dan juga ikut meninjau lokasi di beberapa tempat yang di tunjukan oleh Kepala Desa Sirau Mualiful Khasan , akan segera melaporkan hasil pertemuan ke Anggota DPR RI Hj Novita Wijayanti SE MM agar harapannya pengajuan yang di ajukan nantinya bisa menjadi skala prioritas untuk diajukan sebagai aspirasi yang bisa segera direalisasikan. ( Mugiono ).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru