oleh

Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Kebayoran Lama, Sutomo, ST : “Jadikan Momen Sumpah Pemuda untuk Bangkit dari Pandemi Covid 19”

Jakarta, KicauNews.com – Ketua Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara Sektor Kebayoran Lama, Sutomo, ST mengatakan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dinilai berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, karena peringatan Sumpah Pemuda tahun ini berada di tengah – tengah pandemi Covid – 19 yang juga melanda Indonesia sehingga memberikan dampak terhadap berbagai sektor meliputi sektor kesehatan, ekonomi, pendidikan, wisata, dan sektor lainnya.

Akibatnya banyak saudara – saudara kita di Indonesia terinfeksi hingga meninggal dunia. Bahkan, hal ini juga membuat dunia mengalami resesi ekonomi, dan sistem pendidikan sekolah juga tidak berjalan semestinya.

” Akibat pandemi Covid 19 seluruh sendi kehidupan terkena dampaknya ” ujar Sutomo dalam keterangannya pada Rabu ( 28/10/2020 )

Terkait hal ini, Sutomo, ST selaku Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Kebayoran Lama yang juga sebagai salah satu tokoh masyarakat di lingkungan Kelurahan Cipulir berharap kepada seluruh masyarakat terutama pemuda Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Kebayoran Lama khususnya untuk tidak pasrah atau menerima nasib. Melalui Peringatan Sumpah Pemuda ke – 92 yang bertemakan ” Bersatu dan Bangkit ” ini dirinya mengajak para pemuda untuk selalu tetap bersatu dan bangkit.

” Kita jadikan momen Sumpah Pemuda untuk bangkit dari dampak pandemi Covid – 19 ” ujarnya dengan tegas

Sutomo juga menjelaskan bahwa bangkit di masa saat ini adalah pemuda tidak boleh berputus asa, namun harus tetap semangat, kreatif, dan inovatif. Menurutnya, langkah – langkah tersebut penting karena generasi muda adalah penerus bangsa.

Ia juga meminta pemuda Indonesia, khususnya para pemuda Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sektor Kebayoran Lama untuk memberi contoh, salah satunya dengan tetap mendisiplinkan diri menerapkan protokol kesehatan dengan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan.

Baca juga :  Partai Gerindra Yakinkan Dirinya Berkoalisi Dengan Partai Berlambang Beringin

” Pemuda harus memberi contoh penerapan protokol kesehatan. Pemuda harus menjadi pelopor dan barisan terdepan dalam penerapan protokol kesehatan ” imbuhnya

Meskipun saat ini aktivitas masyarakat lebih banyak dilakukan di rumah, Sutomo juga mendorong para pemuda untuk tidak meninggalkan kebiasaan pada masa normalnya yakni untuk selalu semangat, ceria, kreatif, dan inovatif.

” Meski kita berada di rumah kita harus tetap melakukan kreasi dan produktif dalam berkarya ” katanya

Pria asli dari Gunung Kidul, Wonosari – Jogjakarta ini juga menyampaikan bahwa dahulu para pemuda yang berjuang dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia menghadapi banyak tantangan, bukan hanya waktu belajar yang tersita, namun nyawa yang terancam melayang demi Indonesia.

” Namun semua dihadapi para pemuda dengan gagah berani dan semangat. Maka dari itu mari bersama kita selalu menjaga akan persatuan dan kesatuan kita dengan bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia, berbangsa yang satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia ” pungkasnya

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru