oleh

Apel Gelar Kesiapan Personil Dan Sarpras Polres Kotim, Dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam Dan Libur Panjang

Kotim, Kicaunews.com – Polda Kalteng – Polres Kotawaringin Timur- Jelang hari libur panjang dan kesiapsiagaan mengahadapi Bencana di wilayah Kotim tahun 2020, Polres Kotim jajaran Polda Kalteng laksanakan Apel Gabungan Kesiapan Personil dan Sarana Prasarana pendukung, bertempat Lapangan Apel Polres Kotim Jl. Jenderal Soedirman Km.0, Kelurahan Mentawa Baru Hulu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kebupaten Kotim, Provinsi Kalteng.(28/10/2020).

Apel Gabungan kesiapsiagaan menghadapi hari Libur panjang dan siaga bencana yang dihadiri oleh PLT Sekda Kotim H. Suparmadi, S.E, M.M, Dandim 1015 Sampit Kolonel.CZI. Ahmad Safari, S.H, Personil TNI Kodim 1015 Sampit, Anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimobda Polda Kalteng, Anggota Polri Polres Kotim, Satpol PP Setda Kotim, Dishub Kotim, BPBD Kotim, Damkar, Manggala Agni dan Satgas Tagana Kotim.


Apel Gelar ini di laksanakan serentak diseluruh jajaran Kepolisian Daerah Kalteng, sebagai salah satu bentuk kesiapan TNI Polri dan Stake Holder lainnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat yang akan melaksanakan libur panjang dan cuti bersama.

Dalam amanatnya Kapolres Kotim jajaran Polda Kalteng AKBP. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si selaku Pimpinan Apel membacakan amanat tertulis Kapolda Kalteng, adapun beberapa hal yang disampaikan adalah apel kesiapsiagaan dan Sarpras ini adalah dalam rangka menghadapi Dua Agenda Pengamanan yang dilaksanakan di Provinsi Kalteng, yang pertama adanya Surat Keputusan bersama tiga Mentri yang menetapkan libur dan cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad.S.A.W yang dilakanakan mulai tanggal 28 Oktober 2020 sampai dengan 1 November 2020, dalam moment libur panjang ini TNI-Polri sebagai garda terdepan dengan mekanisme pengendalian Covid-19 harus melibatkan segenap Potensi masyarakat sehingga tidak terjadi Klaster penyebaran baru setelah masa liburan panjang.

Baca juga :  Wakil Walikota Hadiri Kegiatan Bukber dan Santunan Anak Yatim di Airport Hub

Selanjutnya yang kedua adalah kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dengan terjadinya fenomena meningkatnya curah hujan dibulan Oktober hingga puncaknya pada bulan November, yang dapat memicu bencana Banjir, tanah longsor dan angin kencang selanjutnya dampak sosialnya dirasakan langsung oleh masyarakat dan terganggunya perekonomian, maka perlu diambil langkah-langkah penanggulangan antisipasi penanggulangan secara nyata dalam bentuk kesiapan Personil dan Sarpras yang akan digunakan dalam penanggulangan Bencana, secara sinergis antara TNI-Polri serta seluruh Stake Holder maupun potensi masyarakat lainnya, dimana Leading Sectornya adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten, yang siap sedia sewaktu-waktu digerakkan kapan saja di butuhkan, tetap jaga kewaspadaan kita sebagai aparatur Negara “ Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat “ Tegasnya. (ton-Dsd)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru