oleh

Bersama Unsur Kewilayah, Sektor 22 Citarum Harum Pengerukan Sedimentasi Sungai Ciregol

Kota Bandung,kicaunews.com – Sektor 22 Citarum Harum Sub 4 Bersama Unsur masyarakat dan lintas Sektoral melaksanakan karya bakti bersama membersihkan sampah dan pengerukan sedimentasi yang terdapat di sungai Ciregol Rw. 5 Kel Balonggede kec Regol Kota Bandung. Sabtu (24/10/2020).

Kegiatan Karbak dihadiri Lurah Balonggede Muhamad Sohib S.IP,MM, Staf Kel Balonggede, Kasi ekbang Balonggede Teguh Setiadi S.IP, Satgas Citarum Sub 04 Sektor 22, Gober Kecamatan Regol, Gober Kel Balonggede dan warga setempat serta ditinjau langsung Dansektor 22 Kol. Inf. Eppy Gustiawan.

Dansub 4 Sertu Agus Tardiman mengatakan, kegiatan itu melibatkan petugas gabungan dari Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 4, Gober Kecamatan Regol, Gober Kel Balonggede dan Warga setempat.

“Ini adalah kegiatan kolaborasi, jadi dikerjakan bersama – sama dengan tujuan meminimalisir terjadinya genangan air”. Ujar Agus.

Agus menjelaskan, pengerukan sedimentasi merupakan sebagai langkah antisispasi menghadapi musim penghujan, sehingga aliran air bisa mengalir dengan lancar.

“Dengan adanya pengerukan ini bisa mengurangi luapan air dan solusi jangka pendek menjelang musim hujan”. Jelasnya.

Jika tidak dilakukan pengerukan, Agus khawatir, luapan tersebut akan berdampak seperti genangan atau banjir dilingkungan pemukiman masyarakat maupun temoat lainnya.

Agus berharap, pengerukan dilakukan bukan hanya sekali saja, namun harus dilakukan perawatan oleh masyarakat secara berkala.

“Minimal 3 bulan sekali dilakukan perawatan agar air mengalir dengan lancar dan dapat bermanfaat bagi pertanian”. Harap Agus.

Ditempat sama Lurah Balonggede Muhamad Sohib S.IP,MM menyampaikan, Sungai Ciregol akan dijadikan Buruan SAE (Sehat Alami dan Ekonomis) yang merupakan program bertani yang memanfaatkan lahan  terbatas dan lingkungan yang sehat.

“Dengan terbentuknya kelompok tani di Kel balonggede khususnya di RW 05, Sungai Ciregol kedepannya akan di manfaatkan untuk di jadikan penebaran ikan”. Tuturnya.

Baca juga :  FWJ Apresiasi Gerakan Rebranding SMK di Masa Pandemi COVID-19

Pada kesempatan tersebut, Dansektor 22 Kol. Inf. Eppy Gustiawan didampingi Muspika Meninjau DAM Sungai Cikapundung dan dilanjutkan Infeksi Mendadak (Sidak)  ke Tempat percetakan yang berada di Jln Pungkur terkait pengelolaan limbah.

Dari hasil sidak, percetakan tersebut tidak mempunyai Ipal atau septic tank , mereka di kasih waktu 1 Minggu untuk membuatnya. (Mw)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru