banner 728x250

Sat Polair Polres Indramayu Bersama Dit Polairud Polda Jabar Gelar Penertiban Alat Tangkap Tidak Ramah Lingkungan

  • Bagikan
banner 468x60

Indramayu, kicaunews.com — Sat Polair Polres Indramayu bersama Personel Dit Polairud Polda Jabar melakukan penertiban nelayan dengan alat tangkap jaring tidak ramah lingkungan, di muara Sungai Majakerta, Kecamayan Balongan, Kabupaten Indramayu. Kamis, (01/10/2020).

Kegiatan penertiban tersebut dilakukan bersama Dinas PSDKP Wilayah Utara Jawa Barat yang terdiri dari Kasi Pengawas Sumber daya Perikanan Ibu Diyah, PPNS dan pengawas perikanan Talim, Pengawas Perikanan Asep Samsudin, Pengawas Perikanan Azizi, Kabib perikanan dan kelautan Kab. indramayu Asep, Ketua HNSI Kab. Indramayu Dedi, PPL Dinas perikanan dam kelautan Kec Juntinyuat ibu Wiwin, dan PPL Diskanla Kab. Indramayu Kec. Balongan.

banner 336x280

Kasat Polair Polres Indramayu, AKP Tokhari melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu, Iptu Iwa Mashadi menjelaskan, Penertiban nelayan dilakukan berdasarkan adanya laporan dari beberapa nelayan terkait adanya nelayan yang menggunakan jaring garok / ondol-ondol/teripang dari luar Indramayu yang beroprasi di wilayah perairan Indramayu, katanya.

Banyaknya nelayan ondol ondol/teripang dari luar Indramayu yang datang kembali ke Indramayu karena sebelumnya ada beberapa Alat tangkap yang sudah pernah disita oleh PSDKP dan sudah diserahkan kembali setelah sebelumnya sudah di potong menjadi beberapa bagian dan telah membuat surat pernyataa akan tetapi para nelayan tersebut masih membandel dengan mengelas / menyambung kembali alat tangkap garok ondol ondol/teripang tersebut dan beroperasi di perairan Indramayu, padahal para nelayan jaring ondol-ondol/teripang tersebut mengetahui bahwa di Indramayu ada kesepakatan tidak boleh ada jaring garok beroperasi di wilayah perairan Indramayu.

“Dalam kegiatan tersebut dinas PSDKP Wilayah Utara Jawa Barat berhasil mengamankan 13 ( Tiga Belas) unit jaring garok / ondol ondol/ teripang dari nelayan jaring garok / ondol ondol yang mayoritas berasal dari Desa Gebang Kab. Cirebon dan kemudian diamankan ke kantor PSDKP Provinsi Jabar,” ungkapnya.

Baca juga :  Penolakan RUU HIP Oleh Sejumlah Tokoh dan Ulama Jawa Barat

Masih kata dia, Kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang sudah di tanda tangani di kantor PSDKP Cirebon bahwa untuk di wilayah Indramayu melarang beroperasinya jaring garok / ondol ondol / serta untuk mencegah terjadinya konflik antar nelayan yang ada di Indramayu, terangnya.(kajen)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *