banner 728x250

Polres Kuningan Polda Jabar Gelar Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Narkoba Selama Bulan September 2020

  • Bagikan
banner 468x60

Kuningan, Kicaunews.com – Kepolisian Resor Kuningan berhasil mengungkap kasus Narkoba Jenis Sabu sebanyak 2 kasus selama Bulan September 2020 dengan Jumlah Tersangka 4 orang (3 Tsk Laki-Laki dan 1 Tsk Perempuan) dengan barang bukti Sabu sebanyak 9,46 gram.

Seperti yang di sampaikan oleh Kapolres Kuningan Polda Jabar AKBP Lukman Syafri Dandel Malik,S.I.K., kepada media pada kegiatan Konferensi Pers, Rabu (30/9/2020).

banner 336x280

“Tersangka YH 26 th, Islam, Mahasiswa, Warga Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan dan YR 35 th, Islam, Karyawan Swasta, Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, dengan tempat kejadian perkara Di rumah Tersangka Y.H. Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan”, ujarnya.

Koronologis bahwa Pada hari Selasa tanggal 08 September 2020, sekira pukul 19.45 wib, bertempat di sebuah rumah yang beralamat di Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan, Telah terjadi tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan oleh Tersangka Y.H. dan Y.R. pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap kedua tersangka, Tersangka Y.H. didapati telah menyimpan, memiliki, dan menguasai 7 (tujuh) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening warna putih yang disimpan di dalam saku celana sebelah kanan bagian depan yang dikenakannya sedangkan Tersangka Y.R. didapati telah menyimpan, memiliki, dan menguasai 6 (enam) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening warna putih yang tersimpan di dalam tas selempang warna hitam merk Tonga. Dengan kejadian tersebut kedua Tersangka berikut barang bukti diamankan oleh petugas kepolisian Polres Kuningan guna penyidikan dan penyelidikan, terang Kapolres.

Barang Bukti yang berhasil diamankan diantaranya 7 (tujuh) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening warna putih di dalam lakban warna hitam dengan berat kotor 3,66 gram, 6 (enam) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus lakban warna hitam dengan berat kotor 5,36 gram, 1 (satu) unit HP merk. OPPO type F9 warna biru hitam berikut kartu sim Simpati dengan nomor 0812 xxxx dan kartu sim XL dengan nomor 0877 xxxx, 1 (satu) unit HP merk VIVO Tipe 1718 warna Hitam berikut kartu sim Simpati dengan nomor 0821 xxxx dan 1 (satu) alat hisap (bong).

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Terisi Giat Sambang Silaturahmi Desa Karangasem

Kapolres Kuningan Polda Jabar AKBP Lukman menyampaikan bahwa tersangka diancam dengan Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 127 Ayat (1) Huruf a Undang-Undang N0. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika

Sedangkan, Pada tanggal 17 September 2020 terjadinya tindak pidana penyalahgunaan Narkotika Jenis sabu-sabu dengan Tersangka RH 28 th, Islam, Karyawan Swasta, Warga Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan dan TR alias E 43 th, Islam, Perempuan, Wiraswasta, Warga Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan dengan tempat kejadian perkara Di pinggir Jalan Raya Cigadung Desa Cigadung Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan, ungkap Kapolres Kuningan.

Kronologis, Pada hari Kamis tanggal 17 September 2020, sekira pukul 15.00 Wib telah terjadi Tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu yang dilakukan oleh Tersangka R.H. Warga Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan. Ketika dilakukan penangkapan dan penggeledahan badan terhadap Tersangka R.H. di pinggir jalan Jl raya Cigadung Desa Cigadung Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan, ditemukan 1 (satu) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik klip bening yang ditutupi lembar alumunium foil yang berada didalam lakban warna hitam, Tersangka mengaku bahwa 1 (satu) paket Narkotika jenis sabu-sabu tersebut dibeli secara patungan dengan Sdri. T.R. Als. E warga Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Atas kejadian tersebut kedua tersangka berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Barang Bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1 (satu) paket Narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik klip bening yang ditutupi lembar alumunium foil yang berada didalam lakban warna hitam dengan berat kotor 0,44 gram, 1 (satu) unit Handphone merk XIAOMI Redmi 4A warna Putih Gold berikut kartu sim Simpati dengan nomor 0821 xxxx, 1 (satu) unit Handphone merk OPPO A37F warna Putih berikut kartu sim.

Baca juga :  BMPS Kota Bekasi Unjuk Rasa Minta Walikota Pedulikan Nasib Sekolah Swasta, Stop Dikotomi Sekolah Swasta dan Negeri

Para tersangka diancam dengan Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang jo Pasal 127 Ayat (1) Huruf a No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Kapolres Kuningan Polda Jabar AKBP Lukman Syafri Dandel Malik,S.I.K., menjelaskan bahwa UNDANG-UNDANG RI NO. 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA, Pasal 114 Ayat (2), Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan Isebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Pasal 112 Ayat (1), Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

UNDANG-UNDANG RI NO. 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA

Pasal 112 Ayat (2), Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Pasal 127 Ayat (1) Huruf (a), bahwa Setiap Penyalah Guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun, tandas Kapolres Kuningan.

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *