oleh

Kisah Riwayat Sejarah Status Kepemilikan Tanah Pasar Buntu Dari Dulu Hingga Sekarang

Banyumas, Kicaunews.com – Lokasi Pasar Buntu secara Geografis tepat di pojok timur laut perempatan Buntu berada di RT 03 RW 03 Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas . Yang hanya di Batasi oleh jalan raya dengan Desa Sidamulya Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas yang tepat berada di selatan dan barat area pasar Buntu.

Saat ini secara status Pasar Buntu dimiliki Pemda Kabupaten Banyumas namun melihat dari sejarah asal usul tanah pasar Buntu menjadi sesuatu persoalan yang kini menjadi pertanyaan dan di persoalkan tentang proses peralihan status tanah pasar Buntu tersebut dan menganggap peralihan tersebut dianggap tidak sesuai dengan prosedur yang benar .yang selanjutnya hak tanah pasar Buntu untuk diminta di kembalikan ke status awal yaitu bukan kewenangan Pemda Banyumas untuk menguasai hak tanah pasar Buntu tersebut.

Ada dua versi kisah asal usul yang mengaku mempunyai hak atas tanah pasar Buntu yaitu pemerintahan Desa Sidamulya Kemranjen Banyumas dan Pemerintahan Desa Pageralang Kemranjen Banyumas.

Menurut asal usul hak tanah pasar Buntu yang di ceritakan oleh tokoh tokoh Desa Sidamulya kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas kepada awak media Kicau news bahwa kepemilikan hak tanah pasar Buntu adalah pemerintahan Desa Sidamulya dengan Dasar adalah dengan menjual tanah pasar milik Desa Sidamulya yang ada di pojok tenggara perempatan Buntu untuk membeli bengkok Carik ( sekretaris Desa Pageralang ) yang berada di pojok timur laut perempatan Buntu .jadi uang penjualan lokasi tanah pasar membeli bengkok carik pageralang di jadikan Pasar.

Seperti diceritakan oleh mantan Kadus ( dalam bahasa Banyumas biasa di panggil Bau ) Likhun di kediamannya di selatan lapangan Desa Sidamulya Selasa 22/9/2020 bahwa dulu dirinya ikut menghadap ke dinas di kantor kabupaten Banyumas untuk membahas rencana pembelian lokasi tanah pasar Buntu oleh pemkab Banyumas tetapi tidak ada kesepakatan harga namun di pembahasan berikutnya dirinya tidak ikut justru yang terjadi status tentang pasar Buntu sudah beralih ke Pemda Banyumas.

Baca juga :  Himbau Masyarakat Untuk Aktif Jaga Kamtibmas

Menurut mantan Kadus ( Bau ) Likhun Bukti bukti kwitansi kepemilikan pembelian bengkok sekdes ( di panggil dengan sebutan Carik ) Pageralang pada waktu itu berupa kertas surat menggunakan tulisan bahasa ejaan lama dan ada pula yang bertuliskan huruf Jawa .

Dengan peralihan Kepala Desa Sidamulya dari Madkusnan ke Sakim maka Surat surat tersebut di serahkan dari kepala Desa yang sebelumya kades Mad Kusnan ke Kades Sakim namun kejadianya saat ini keberadaan surat surat berharga tentang bukti pembelian tanah pasar buntu tidak di ketahui di mana ,semua saling lempar tentang keberadaanya.

Kepala Desa Sidamulya Yatirun saat menjelaskan di kantor balai Desa Sidamulya ke awak media Kicau news bahwa dirinya adalah menantu kades Mad kusnan yang pada waktu kades Mad Kusnan menjadi kepala Desa sempat menyaksikan adanya surat surat berharga tentang bukti pembelian tanah bengkok carik pageralang yang di beli oleh pemerintahan Desa Sidamulya yang di serahkan pada Kades sakim. Namun hilangnya surat surat tersebut kades Yatirun kini juga mempertanyakan siapa yang kini memegang bukti surat surat tersebut.

Dari pemerintahan Desa yang dulu dulu hingga tahun 2000 pemerintahan Desa Sidamulya selalu rutin menerima hasil penerimaan restribusi pendapatan bea dari pasar Buntu. Dengan hal tersebut juga menjadikan bukti bahwa tanah pasar Buntu sebelum di kuasai oleh Pemda adalah milik pemerintahan Desa Sidamulya.

Namun setelah tahun 2000 di klem bahwa tanah pasar Buntu milik Pemda Banyumas dari hasil penerimaan pendapatan Pasar Buntu pihak pemerintahan Desa Sidamulya sudah tidak menerima.

Proses peralihan status tanah pasar Buntu dari pemerintahan Desa Sidamulya ke Pemda Banyumas harus di jelaskan agar persoalan lebih transparan karena sebagian besar masyarakat Sidamulya menganggap tidak transparan.

Baca juga :  Layani Masyarakat Sesuai Aturan, Kemendagri: Pasti Terhindar Dari Masalah Hukum

Sedangkan dari tokoh tokoh Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas membantah apa yang menjadi dasar pengakuan hak pasar Buntu oleh pemerintahan Desa Sidamulya .karena menurut para Tokoh masyarakat Desa Pageralang status Tanah pasar Buntu mutlak milik pemerintahan Desa Pageralang dan harus di kembalikan lagi dari status Pemda Banyumas ke pemerintahan Desa Pageralang karena tanah Pasar Buntu adalah aset Desa Pageralang yang tertulis pasar Buntu di leter C Desa Pageralang.

Dari keterangan mantan Kades Pageralang Rohmat bahwa pasar Buntu status kepemilikan hak tanah Pasar Buntu adalah pemerintahan Desa Pageralang dan status tanah Pasar Buntu adalah bengkok carik Pageralang dan lokasinya juga berada di Desa Pageralang di buktikan dengan Arsip Desa adanya leter C tanah Pasar Buntu yang ada di kantor balai Desa Pageralang .

Mantan kades Rohmat mengakui menandatangani dengan pejabat Pemda Banyumas waktu itu tentang persoalan Pasar Buntu dengan Pemda Banyumas saat itu tapi yang di serahkan bangunan pasar yang memang milik Pemda Banyumas bukan tanah pasar ,jadi tanah Pasar Buntu tetap milik pemerintahan Desa Pageralang , jadi hanya Bangunan pasar bukan tanah pasar.

Sedang menurut Saiful Ahmad dan Arif selaku tokoh masyarakat pageralang mengatakan pada awak media Kicau news di pendopo kantor Balai Desa Pageralang Senin 21/9/2020 bahwa ada surat keterangan tentang pasar buntu dari pemerintahan Desa Sidamulya yang tulisanya bahasanya menggunakan ejaan lama namun yang tertulis adalah rencana pembelian tanah bengkok carik pageralang oleh pemerintahan Desa Sidamulya dengan menjual tanah pasar yang berada di pojok selatan Prapatan buntu di Desa Sidamulya tapi tertulis surat tersebut baru rencana .

Kini persoalan hak kepemilikan pasar Buntu sedang di perjuangkan oleh pemerintahan Desa Pageralang untuk kembali menjadi Aset Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas .

Baca juga :  Cek Perbankan Wilayah Pangkalan Antisipasi C3

Dari pemerintahan Desa Sidamulya pun juga berharap dengan bukti bahwa sebelum tahun 2000 pemerintahan Desa Sidamulya selalu menerima dari pendapatan Pasar Buntu yang artinya sebelum di nyatakan milik Pemda Banyumas di nyatakan bahwa Pasar Buntu milik pemerintahan Desa Sidamulya.

Semoga persoalan hak kepemilikan Pasar Buntu dapat segera di selesaikan dan Kebijakan yang diambil oleh semua pihak dapat menjadikan kejelasan tentang status kepemilikan tanah pasar Buntu. ( Mugiono ).

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru