banner 728x250

DIBAS Ziarah ke Makan Leluhur Menjelang Pengundian Nomor Urut

  • Bagikan
banner 468x60

Kendal, Kicaunews.com – Besuk tanggal 24 September 2020 KPU Kendal akan mengundi nomer urut untuk 3 Paslon yang sudah dipastikan lolos administrasi. Pada tanggal 23,24 dan 25 September semua Paslon dilarang melakukan kegiatan kampanye atau pengumpulan masa, apabila ditemukan pelanggaran akan masuk ke pidana pemilu.

Dalam kesempatan ini DIBAS melakukan ziarah ke beberapa tempat seperti makan wali Joko, Mbah wali gembyang Kendal, Astana kuntul melayang Kaliwungu yang terdiri dari pangeran dan leluhur Mataram dan para ulama, tumenggung mertowijoyo bupati Kendal di sukolilan Patebon, komplek kemangi yang bersemayam Senopati Mataram Rajek Wesi atau biasa dikenal sebagai kyai lasidin, dan akan dilanjutkan bsuk sampai semua leluhur Kendal kita bisa semuanya kunjungi, dalam ziarah tersebut beliu didampingi Kyai Idris Noor pengasuh ponpes Nurul Qur’an, sahabat-sahabat Ansor dan Banser. Terang mas Dico kepada awak media.

banner 336x280

Dalam kondisi malam calon wakil bupati Kendal H. Windu Suko Basuki,di dampingi ustad Lutfi dan beberapa relawan DIBAS juga melakukan ziarah ke Kaliwungu, yang pertama tertuju ke pangeran haryo mandurorejo sebagai Senopati Mataram dilanjutkan ke kyai guru Asy’ari, sunan Katong dan lain-lain.

“Sudah beberapa kali saya ke tempat ini, disini mengingat saya akan almarhum ayah saya yg dilahirkan di Kendal hingga menjadi guru di Semarang, perjuangan pendahulu kita layak kita apresiasi dan kita teladani,” kata Pak Bas.

Disela ziarah Pak Bas menyempatkan ngopi dan makan di warung angkringan di jalan kalibendo, Kaliwungu, sambil menikmati hangatnya kopi pak bas sesekali bercanda terkait potensi Kaliwungu, Kendal akan menjadi pusat industri dan pengalaman Beliu dalam menjalankan bisnis hingga hari ini, pak bas juga menanyakan bagaimana kondisi jualan saat ini terutama saat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Baca juga :  Pembangunan Infrastruktur Dari Apbdes Disambut Baik Warga Lobener

Kepada yudin (45) pemilik angkringan, ini sdh mulai jualan pak, pengunjung relatif sepi, Krn ada yang kena PHK, pendapatan masyarakat menurun, aktivitas warga dibatasi,kami harus tetap berjualan utk menghidupi keluarga pak, semoga pandemi segera berlalu. Jawabnya.

Pak Bas mengapresiasi atas semangat pak yudin dan kawan-kawan dalam berwirausaha. Kedepan UMKM seperti ini perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah agar bisa tumbuh dan terus berkembang, pungkasnya. (Sukrisno)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *