oleh

DPRD Kabupaten Pangandaran Gelar Rapat Paripurna Penetapan Persetujuan Bersama DPRD Terhadap Rancangan Peraturan Daerah

Pangandaran-kicaunews.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran menggelar rapat Paripurna Penetapan Persetujuan bersama DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang  APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2021 menjadi Peraturan Daerah.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Pangandaran Joane Irwan Suwarsa, S.IP.,M.Si, dalam laporanya menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun Anggaran 2021 merupakan penjabaran lebih lanjut dari penandatanganan nota kesepakatan tentang Kebijakan Umum APBD serta PPAS tahun Anggaran 2021 antara Pimpinan DPRD Kabupaten Pangandaran dengan Bupati Pangandaran pada rapat paripurna DPRD beberapa waktu yang lalu.

“Dalam proses pengesahan APBD Kabupaten Pangandaran tahun Anggaran 2021, Badan Anggaran telah melakukan serangkaian kegiatan yang diawali  dengan  pembahasan oleh komisi-komisi DPRD dengan mitra kerja pada tanggal 8 sampai tanggal 12 september 2020, dan dilanjutkan dengan pembahasan oleh Badan Anggaran DPRD bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Irwan mengatakan, Berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Pangandaran dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pangandaran bahwa prioritas pembangunan Kabupaten Pangandaran tahun 2021 adalah reformasi birokrasi, kualitas lingkungan hidup, kualitas infrastruktur dasar, Pemerintahan, Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata, penurunan resiko bencana, penguatan kearifan lokal, kualitas layanan Pendidikan, Kesehatan dan Pemerintahan, daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan dan pemerataan kesejahteraan sosial.

Menurutnya, setelah melakukan pengkajian, penelitian serta penelaahan secara seksama dan cermat terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun Anggaran 2021, maka diperoleh hasil Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun Anggaran 2021 disesuaikan dengan kondisi saat ini dan didasarkan pada isu-isu yang berkembang di masyarakat, menyepakati penyempurnaan dan perbaikan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2021, dengan ringkasan proyeksi APBD sebagai berikut Pendapatan Daerah baik sebelum maupun setelah pembahasan tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp 1.438.533.776.743,00 (Satu Triliun Rmpat Ratus Tiga Puluh Delapan Miliar Lima Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Tiga Rupiah).
Belanja Daerah sebelum pembahasan sebesar Rp 1.454.033.776.743,00 (Satu Triliun Empat Ratus Lima Puluh Empat Miliar Tiga Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Tiga Rupiah) setelah pembahasan sebesar Rp 1.452.033.776.743,00 (Satu Triliun Empat Ratus Lima Puluh Dua Miliar Tiga Puluh Tiga Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Tiga Rupiah).

Baca juga :  Inilah Cara Pererat Silaturahmi Babinsa Kratonan Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal

“Penerimaan pembiayaan Daerah baik sebelum maupun sesudah pembahasan tidak mengalami perubahan, yaitu sebesar Rp 20.000.000.000,00 (Dua Puluh Miliar Rupiah), pengeluaran pembiayaan Daerah sebelum pembahasan sebesar Rp 4.500.000.000,00 (Empat Miliar Lima Ratus Juta Rupiah) setelah pembahasan sebesar Rp 6.500.000.000,00 (Enam Miliar Lima Ratus Juta Rupiah),” jelasnya.

lanjut Irwan, sementara pembiayaan netto sebelum pembahasan sebesar Rp 15.500.000.000,00 (Lima Belas Miliar Lima Ratus Juta Rupiah) setelah pembahasan sebesar Rp 13.500.000.000,00 (Tiga Belas Miliar Lima Ratus Juta Rupiah).

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam sambutanya mengatakan, berdasarkan struktur APBD tahun Anggaran 2021, pendapatan direncanakan sebesar Rp 1,438 triliun, belanja sebesar Rp 1,452 triliun, penerimaan pembiayaan sebesar Rp 20 milyar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 6,5 milyar.

” Kita telah mengetahui, menelaah, membahas dan menyepakati bersama, bahwa rancangan APBD tahun anggaran 2021 sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021 yang mengusung tema mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial,” ungkapnya.

Dikatakannya, fokus pembangunan pada tahun 2021 diarahkan kepada pemulihan Industri Pariwisata dan investasi, pelayanan Kesehatan, Perlindungan Dosial dan Ketahanan Bencana.

Substansi rancangan APBD Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2021, difokuskan pada upaya menjawab isu-isu strategis yang dirumuskan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) perubahan tahun 2021 yang telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 60 tahun 2020 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pangandaran tahun 2021.
***Nurzaman***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru