oleh

Lokasi Wisata Alam Alternatif di Era Pandemi Covid 19

Cianjur, Kicaunews.com -Di era pandemi covid 19, kejenuhan dalam kehidup sehari -hari cenderung semakin membosankan terkadang situasi emosional kita tidak bisa dikendalikan.

Dengan hal tersebut salah satu alternatif untuk melepas kejenuhan adalah dengan melakukan refreshing yang bisa membuat fikiran kita kembali segar dan penuh semangat untuk melakukan aktifitas keseharian kita selanjutnya,

Alternatif tersebut sebagian besar dengan berwisata ke daerah yang suasananya alamiah, tentunya lokasi yang dapat kita tuju adalah OBYEK WISATA ALAM yang selalu tetap menerapkan PROTOKOL COVID 19 tentu nya diantaranya lokasi yang mewajibkan setiap pengunjung untuk mencuci tangan, menggunakan masker, mengukur suhu tubuh, menjaga jarak dan menggunakan handsanitizer.

Salah satu referensi OBYEK DAYA TARIK WISATA ALAM yang menerapkan protokol COVID 19 adalah OBYEK DAYA TARIK WISATA ALAM (ODTWA) yang ada di Resort Cibodas, Seksi PTN Wilayah 1 Cibodas, Bidang PTN Wilayah 1 Cianjur BALAI BESAR TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO CIANJUR JAWA BARAT dimana di lokasi tersebut terdiri dari 5 Spot wisata alam bernuansa Alam Pegunungan Tropis di Pulau Jawa diantaranya yaitu Curug Cibeureum, Yang Jaraknya 2,8 km dari Pos Pintu Masuk Wisata Alam Cibodas, dimana dilokasi tersebut ada tiga air terjun yang oleh masyarakat sekitar diberi nama Air Terjun Cibeureum, Air Terjun Cikundul dan Air Terjun Cidendeng, Kabut yang dihasilkan dari percikan ketiga air terjun yang jernih dan alami tersebut seakan para pengunjung merasakan berada didaerah yang bersuhu dingin dan pasti akan berhalusinasi untuk bisa kembali berwisata ke Curug Cibeureum tersebut.

2, RAWA GAYONGGONG yang jaraknya 2,3 km dari Pos Pintu Masuk Wisata Alam Cibodas, dimana dilokasi tersebut merupakan spot Selvi diatas jembatan yang terhampar ditengah rawa dengan view Gunung Pangrango sekaligus sebagai lokasi yang sering dijadikan lokasi pengamatan burung endemik Gede Pangrango.

Baca juga :  Polisi di Bandara Soetta, Jaga Ketat Kedatangan Bantuan Masker dari Hongkong

3. TELAGA BIRU yang Jaraknya 1,5 km dari Pos Pintu Masuk Wisata Alam Cibodas dimana dilokasi tersebut merupakan Spot Selvi dengan view keindahan air telaga dimana pada musim tertentu air telaga tersebut berwarna kebiruan,

4, AIR TERJUN CIWALEN yang jaraknya hanya 0,75 km dari Pos Pintu Masuk Wisata Alam Cibodas, dimana dilokasi tersebut terdapat Air Terjun meskipun tidak setinggi Air Terjun yang ada di Curug Cibeureum tetapi dilokasi tersebut sering dijadikan sebagai lokasi wisata religius.

5. CANOPY TRAIL yang jaraknya 0,75 km dari Pos Pintu Masuk Wisata Alam Cibodas, dimana dilokasi tersebut terdapat jembatan yang membentang diantara 2 bukit yang panjangnya sekitar 150 meter dengan pesona alam Hutan Hujan Tropis (Tropical Rain Forest) Dilokasi tersebut sering dijadikan Spot Selvi ataupun Fre Wedding dengan view Tajuk Pepohonan Hutan Tropis.

Dari seluruh Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) tersebut merupakan salah satu alternatif destinasi wisata yang dapat memberikan kepuasan dalam berwisata dengan suasana alam pegunungan asri.

Kelebihan dari 5 (Lima) OBYEK DAYA TARIK WISATA ALAM tersebut diatas dapat dikunjungi dalam satu kali perjalan karena berada dalam satu jalur wisata alam dengan cara berjalan kaki sambil menikmati pesona alam pegunungan tropis disepanjang perjalanan yang hanya sekitar 3 km dengan rentang waktu sekitar 1,5 – 2 jam dengan berjalan kaki yang santai.

Sobirin Yuliawan (49) selaku Kepala Resort Wisata di ODTWA tersebut saat ditemui diruang kerjanya Sabtu (19/09/20) menyatakan bahwa dirinya bersama jajaranNYA selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pengunjung yang datang kelokasi tersebut dengan tetap berprinsip pada KEPUASAN DAN KENYAMANAN PENGUNJUNG ADALAH PRINSIP DASAR DALAM PELAYANAN dengan mengedepankan pola pelayanan 3S (SENYUM, SALAM DAN SAPA) dengan tetap mewajibkan untuk mematuhi Standard Operation Procedure (SOP) PROTOKOL COVID 19 yang berlaku dimana menurutnya akan meninggalkan kesan tersendiri yang penuh perhatian.

Baca juga :  Fahira Idris berikan Piagam Penghargaan kepada Wagub Jabar Kang UU Ruzhanul Ulum atas Perhatiannya Terhadap Pondok Pesantren dan Santri di Jawa Barat, Khususnya Selama Pandemi Covid-19

“Kami di sini dalam menerapkan protokol kesehatan tetap berprinsip dan mengutamakan kepuasan dan kenyamanan pengunjung denga melayani menggunakan metode 3S Senyum, Salam dan Sapa karena dengan metode tersebut akan memberikan kesan tersendiri terhadap para pengunjung “, imbuh nya.

Kenyamanan tempat wisata harus di berikan kepada para wisatawan dan protokol kesehatan juga harus tetap di jalankan supaya wisatawan dapat selalu ingin datang ke destinasi yang indah aman dan nyaman tersebut. (Red/AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru