oleh

IEW Tolak Konser Musik Pada Masa Kampanye Pilkada 2020

KICAUNEWS.COM – Indonesia Election Watch (IEW) menolak dibolehkannya konser musik secara langsung dalam kampanye Pilkada serentak 2020. Konser musik secara langsung dinilai memiliki potensi besar terjadinya kerumunan massa yang berakibat pada penularan Covid-19. Apalagi, jika penyanyi yang dihadirkan mempunyai daya tarik massa yang sangat besar.

Jika berkaca dengan situasi di banyak negara di belahan dunia, konser musik merupakan kegiatan yang saat ini tidak diperbolehkan. Ironis, jika Indonesia justru memperbolehkan konser musik di tengah dunia masih dilanda pandemi.

IEW berharap kepada aturan atau regulasi yang mengatur tentang diperbolehkannya konser musik ini dilakukan perubahan atau revisi kembali. Misal, kalaupun ingin melaksanakan konser musik agar dilakukan secara virtual.

Dalam kondisi sekarang ini apapun jenis kegiatannya harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, begitu juga dengan kampanye. Jangan sampai eforia kampanye membuat kita lupa terhadap protokol kesehatan seperti waktu pendaftaran pasangan calon pada tanggal 4-6 September lalu. Kita tidak ingin hal ini terulang lagi pada masa kampanye nanti. Karena ini dapat menyebabkan kluster baru penyebaran Covid-19.

Kami berharap aturan kampanye pada Pilkada 2020 tetap memperhatikan aturan protokol kesehatan.

Salah satu cara yang paling aman untuk melakukan kampanyenya dalam kondisi sekarang ini ialah dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Penggunaan media sosial untuk melakukan kampanye bisa menjadi alternatif yang efektif. Seharusnya kita gunakan juga secara positif untuk sarana kampanye.

Nofria Atma Rizki (Koordinator Nasional Indonesia Election Watch)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru