oleh

Sekda Kabupaten Pangandaran Deklarasikan Netralitas ASN Dalam Pilkada Serentak 2020

Pangandaran-kicaunews.com, Pilkada Serentak tahun 2020 di Kabupaten Pangandaran sudah memasuki tahap Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan tajam oleh semua lapisan masyarakat, karena ASN rawan bersikap tidak netral.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran saat Apel Kesadaran Nasional di halaman Kantor Pemda sekaligus mendeklarasikan gerakan Netralisasi ASN di Lingkungan Pemda Pangandaran dalam Pilkada 2020, hal itu sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. (Kamis,17/09/2020).

Naskah Deklarasi Netralitas yang di bacakan langsung oleh Sekda Kabupaten Pangandaran Kusdiana, di ikuti oleh ASN, hal itu sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014.

Menurut Kusdiana, karena tahun ini Kabupaten Pangandaran akan mengikuti Pilkada Serentak 2020, maka ASN tidak boleh ada keberpihakan atau tidak boleh mengarahkan atau turut mengkampanyekan salah satu Calon.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, Hari Kesadaran Nasional adalah momentum untuk mengingatkan kembali, bahwa ASN hadir untuk kepentingan masyarakat dan harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi.

Di kesempatan itu, Jeje juga menyampaikan mulai 26 September 2020, dirinya dan Wakil Bupati akan menjalani Cuti, karena akan mengikuti kontestasi Pilkada yang akan di gelar pada 9 Desember 2020 nanti.

Menurut Jeje, Naskah Deklarasi yang di ucapkan, bukti kesungguhan Pemda Kabupaten Pangandaran menegakkan aturan dan menjaga netralisasi ASN sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014.

“Demi terciptanya kondusifitas, kepada ASN untuk melaksanakan hak pilihnya secara bebas dengan tetap menjaga netralisasi,” ucapnya.

“Sebagai ASN harus menjadi panutan dan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat.” pungkasnya.
***Nurzaman***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru