banner 728x250

Warga Minta Ganti Rugi, Proyek Pembangunan Jalan di Karang Rena Maos Cilacap Terpaksa Dihentikan

  • Bagikan
banner 468x60

Cilacap, Kicaunews.com – Proyek peningkatan jalan Rigid Beton status jalan Kabupaten di ruas jalur Karang Rena – Maos kidul di Desa Karang Rena Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap terpaksa dihentikan.

Pemberhentian proyek peningkatan jalan Rigid Beton tersebut karena sebagian besar warga masyarakat Desa Karang Rena yang berada di area lokasi pembangunan jalan tersebut meminta ganti rugi terhadap tanah milik mereka yang terkena proyek pembangunan Rigid Beton di ruas jalan karang Rena – Maos kidul tersebut.

banner 336x280

Dalam pertemuan rapat warga masyarakat yang terkena proyek di Pendopo Balai Desa Karang Rena Selasa (15/9/2020) mulai sekitar pukul 14.00 wib diadakan mediasi tentang adanya aspirasi warga masyarakat Desa Karang Rena yang meminta ganti rugi terhadap kepemilikan tanah yang terkena proyek rigid beton status jalan kabupaten ruas jalur karang Rena – Maos kidul di Desa Karang Rena kecamatan Maos Kabupaten Cilacap.

Acara Musyawarah di hadiri oleh Camat Maos Bintang Dwi Cahyono A.P.M.M, Kapolsek Maos Iptu Iwan Efendi SH.M.M, Danramil Maos Kapten Infantri Suwanto, kepala UPT PU Kroya Suharyadi ST,MT, Kepala Desa Karang Rena Rasito, Ketua BPD karang Rena Saimun, Pelaksana Proyek dari PT Suara Bumi Perkasa Cilacap Sarwo, kasi Trantib Kecamatan maos, Perangkat Desa karang rena serta juga 17 warga masyarakat yang kepemilikan tanahnya terkena pembangunan jalan kabupaten Ruas jalan Karang Rena – Maos Kidul yang ada di Desa Karang Rena.

Ruas status jalan kabupaten jalur Karang Rena – Maos kidul adalah sepanjang 2,1 Kilo meter sedangkan yang sedang di laksanakan pembangunan Rigid beton di Desa Karang Rena sepanjang 700 meter.

Sebelumnya harapan dari jajaran forkopincam Maos dan pemerintah Desa Karang rena agar program pembangunan di Desa Karang Rena sebagai realisasi program kabupaten Cilacap dengan Slogan Bangga Mbangun Desa yang di canangkan Bupati Cilacap agar dalam Musyawarah warga masyarakat di Balai Desa Karang Rena ada titik temu sehingga nantinya status jalan kabupaten di Cilacap bisa di laksanakan pembangunan tidak terjadi hambatan kendala di Masyarakat.

Baca juga :  Anggota Polres Cirebon Gelar Pengamanan Kegiatan Adat Larung Saji Sedekah Laut

Namun ternyata dalam hasil keputusan Musyawarah warga tidak ada titik temu karena oleh beberapa warga masyarakat di Desa Karang Rena Kecamatan Maos yang lokasinya berada di samping area pembangunan proyek status jalan kabupaten yang sedang di laksanakan tetap bersikukuh meminta ganti rugi pembebasan tanah lahan yang di kerjakan untuk pembangunan peningkatan jalan Rigid beton di Ruas jalur karang Rena – Maos kidul yang berlokasi di Desa Karang Rena.

Dalam kesimpulan rapat Terhambatnya program pembangunan jalan Rigit beton yang sedang dilaksanakan di wilayah Desa Karangrena adalah karena dalam acara musyawarah dari warga yang tanahnya terkena proyek jalan Rigid Beton tetap bersikukuh meminta ganti rugi lahan dalam proyek pembangunan rigid beton di Desa Karang Rena.

Akhirnya dalam keputusan akhir pada acara musyawarah warga diambil jajak pendapat dan diperoleh hasil yang lahannya terkena proyek pembangunan status jalan kabupaten di Ruas karang Rena – Maos kidul yang ikhlas tanpa meminta ganti rugi tanahnya di laksanakan pembangunan jalan kalah suara dengan yang memperbolehkan di laksanakan pembangunan jalan namun asalkan ada ganti rugi lahan yang terkena pembangunan jalan.

Dari hasil jajak pendapat ternyata lebih banyak warga yang meminta ganti rugi sedangkan di dalam Rencana anggaran biaya (RAB) Pembangunan Rigid Beton di Desa Karang Rena tidak ada untuk uang ganti rugi lahan Masyarakat maka proyek pembangunan Rigid beton di status jalan kabupaten ruas karang Rena – Maos kidul di Desa Karang Rena sepanjang 700 meter dihentikan.

Sarwo selaku perwakilan dari PT yang melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan Rigid Beton ruas jalan Karang Rena – Maos Kidul di tanya oleh awak media Kicau news menjelaskan bahwa sebelum di laksanakan pekerjaan proyek pembangunan jalan rigid beton di Karang Rena awalnya mendapatkan informasi dari kepala Desa Karang Rena Rasito bahwa tidak ada permasalahan dan hanya tentang adanya beberapa pohon di pinggir jalan yang harus di tebang untuk di bayarkan.

Baca juga :  Kemendagri Gelar Rakor Simpul Strategis Pembumian Pancasila

Pihaknya selaku PT yang mengerjakan pelaksanaan proyek pembangunan jalan kabupaten hanya menjalankan perintah dari pihak Dinas PU dan Konsultan proyek sedangkan proyek tidak mungkin di tunda karena apabila tidak tepat waktu dalam masa pekerjaan maka resikonya pihak PT dalan dalam pertanggung jawaban proyek bisa terkena pinalti.

“Maka akhirnya di putuskan dalam kordinasi dengan Dinas PU bahwa lokasi proyek yang dikerjakan secepatnya untuk di pindahkan ketempat lain yang masih satu ruas jalur yaitu ke Desa Maos Kidul yang masih dalam satu ruas status jalan Kabupaten jalur Karang Rena – Maos kidul,”terangnya

Kepala Desa Karang Rena Rasito kepada awak media Kicau news menjelaskan bahwa dirinya selaku Kepala Desa dalam hal ini hanyalah melaksanakan memediasi tentang adanya tuntutan warga yang berada di samping Proyek Rigid Beton dan pemerintahan Desa Karang Rena sangat menyayangkan dengan dibatalkanya proyek pembangunan Rigid Beton jalan kabupaten yang ada di Desa Karang rena namun hal itu yang telah di putuskan karena dari pihak warga tidak adanya keikhlasan tanahnya terkena proyek pembangunan jalan.

“Warga Masyarakat Desa di area proyek pembangunan tetap saja hingga akhir Musyawarah mempertahankan pendiriannya minta ganti rugi terhadap tanah yang terkena proyek perbaikan jalan,”ungkapnya

Setelah dalam rapat musyawarah warga Masyarakat karang Rena fi Balai Desa Karang Rena tidak ada kesepakatan yang didapat maka di putuskan bahwa proyek Rigid Beton status jalan Kabupaten di ruas jalur Karang Rena – Maos kidul di Desa Karang Rena akhirnya terpaksa di batalkan dan pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan jalan ruas Karang Rena – Maos kidul di Desa karang Rena selanjutnya diputuskan untuk dialihkan pindah lokasi ke Desa Maos kidul yang masih di ruas status jalan kabupaten jalur karang Rena – Maos kidul. (Mugiono)

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *