oleh

Guru Besar UNJ:Di Masa Pandemi Digitalisasi Dan Kolaborasi Dunia Pendidikan Sebuah Keharusan

JAKARTA, Kicaunews.com — Di masa pandemi COVID-19 dan globalisasi menuntut lompatan digitalisasi di berbagai aspek kehidupan termasuk dalam dunia pendidikan, baik pendidikan menengah kebawah hingga pendidikan tinggi.

Hal tersebut membutuhkan paradigma yang baru yang fokus ke kreativitas computational logic dan juga berkarya.

Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang saat ini menjabat Direktur Pascasarjana UNJ Prof. Nadiroh, M.Pd mengatakan bahwa pandemi COVID-19, selain merupakan permasalahan dalam dunia kesehatan yang mengakibatkan banyaknya korban di seluruh dunia, tapi juga menyadarkan bahwa tidak selamanya pekerjaan yang kita lakukan harus dengan tatap muka.

“Seperti yang kita lakukan pada pagi hari ini yang memanfaatkan teknologi untuk dapat bersama-sama dari berbagai Negara, Kota, Universitas serta lembaga pendidikan di seluruh Indonesia dengan mendiskusikan bagaimana Menginfusikan Keterampilan Abad ke – 21 dalam Pembelajaran Bahasa, sosial dan humaniora,” ujar Nadiroh dalam konferensi internasional Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan tema ‘The 2nd International Conference on Education, Language, and Society (ICELS – 2)’ secara virtual di Kampus UNJ Rawamangun Jakarta, Selasa (15/9).

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 15-16 September 2020, yang dibuka oleh Dr. Komarudin Sahid, M.Si. (Rektor UNJ). tampil sebagai keynote speaker ICELS-2 antara lain, Prof. Hywel Coleman dari Leeds University Inggris, Prof. Dr. Hafid Abbas dari UNJ, Dr. Bert J. Tuga dari Philipina Normal University, Assoc. Prof. Dr. Yusri Kamin dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof. Dr. I Made Putrawan dari UNJ, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M. Si. – Rektor Institut Pertanian Bogor, Prof. Yinghuei Chen – Dekan International Collage Asia University Taiwan, Assoc. Prof. Shimasaki Kaoridari dari Tohoku University Jepang, Prof. Ilza Mayuni, MA dari UNJ serta di hadapan 300 peserta konferensi.

Baca juga :  Kunjungan Tempat Ibadah Oleh Muspida Dalam Rangka Jelang New Normal

Menurut Nadiroh, Menteri Pendidikan dan kebudayaan dalam berbagai kesempatan mengatakan perubahan yang kian pesat memaksa setiap individu untuk jeli melihat peluang dan beradaptasi karena dunia kerja atau professional akan berubah seiring dengan perkembangan teknologi.

“Seperti aplikasi web, desain, riset, data analisis dan hal yang terkait ekosistem digital,” ucapnya.

Dia pun menambahkan, dimasa depan kita akan membangun peradaban secara virtual dan saat ini terbuka peluang emas bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari negara negara maju lain melalui sektor teknologi. Bertumbuhnya berbagai perusahaan teknologi di Indonesia semestinya dapat mendorong terciptanya suatu generasi produser teknologi, bukan sekedar konsumer teknologi.

“Generasi yang terampil dalam memproduksi software dan berbagai hal yang menciptakan efisiensi di sektor manufaktur,” kata Nadiroh.

Selanjutnya, apa yang akan didiskusikan hari ini sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan agar dapat mengatasi permasalahan masa depan yang penuh dengan ketidakpastian, yang menuntut satu sama lain akan saling compatible dengan flexibility. Pengembangan jaringan, penelitian dan kerjasama antar Universitas merupakan potensi utuk membuka dual degree program.

Menurutnya, pendidikan abad 21 menggunakan istilah yang dinamakan 4C yaitu Critical thinking, Communication, collaboration, and Creativity. Ketrampilan yang telah diidentifikasi sebagai keterampilan yang sangat penting dan diperlukan untuk pendidikan abad 21 yang tidak hanya menggali dari best practice, melainkan future practice, bukan hanya belajar dari knowledge-based tetapi creativity dan imaginative-based.

“Sehingga menghasilkan SDM yang melakukan mobility vertikal entrepreneur dan leadership yang dipentingkan untuk melakukan kolaboratif nasional dan internasional dengan menggali potensi kearifan lokal sehingga terwujud jejaring Internasional,” tutupnya. (Red/AW)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru