Bandung,kicaunews.com – Target pencapaian ODF ( Open Defecation Free ) 2020 di kota Bandung akan kah tercapai, hal ini tentu butuh kerja sama semua pihak , selain masalah anggaran juga kendala di lapangan masih kurang nya ketersediaan lahan untuk Ipal Komunal. Hal ini tentu menjadi bahan pertimbangan , terungkap saat rapat Zoom meeting di ruang Puskodal Ops Makodam III/Siliwangi Selasa (25/8/2020).
Rapat zoom meeting Penanganan permasalahan Limbah Domestik yang dihadiri Waasrendam III/Siliwangi, Pabanda Srendam III/Siliwangi, Dansektor 12, perwakilan Sektor 21, perwakilan sektor 22. ( Serma Agung)
Pembangunan fisik/infrastruktur Sanimas ( Ipal Komunal ) menjadi skala prioritas anggaran yang dialokasikan kepada tiap – tiap sektor, namun ketersediaan lahan di perkotaan sangat sulit, tentu nya butuh kerjasama semua pihak.
Dalam kesempatan tersebut Sektor 22 yang di wakili Serka Agung ( Bamin) menyampaikan saran ,” Di sektor 22 terdapat 144 kelurahan yang masih OD, Sektor 22 dan dinas Kota Bandung sudah koordinasi dan berkolaborasi namun minimalnya lahan pembangunan. Mohon dapatnya ada anggaran untuk bisa membeli lahan milik masyarakat atau adanya relokasi bagi pemilik lahan agar infrastruktur tersebut bisa berjalan pembangunan nya,” Ungkap nya.
Selanjut nya Agung memohon di kaji kembal kembali peraturan BBWS, karena membangun di sepadan sungai masih terkendala dengan peraturan BBWS, kalau secara lisan dalam rapat BBWS selalu mengizinkan dan akan tutup mata untuk pembangunan infrastruktur namun secara administrasi persyaratan legalitas tidak pernah ada respone,” Tegas Agung.
“Bagaimana apabila ada pengalihan fungsi TFL kepada TNI ? Karena melihat dari pembangunan yang sudah berjalan, hasil dan pencapaian sasaran belum efektif dan optimal. Contohnya di Kel. Panjunan dan Kel. Maleer, bak kontrol masih menimbulkan bau dan banyak benda” padat yg menyumbat titik” pengolahan sehingga pada saat hujan besar air meluap kembali dari bak kontrol tersebut.
Di Sektori 22 sudah mempunyai beberapa calon lokasi untuk dibangunkan Ipal Komunal, dengan persyaratan sudah terpenuhi mulai dari luas lahan, penerima manfaat, status lahan yang clear and clean dan elefasi yang cukup, mohon dapatnya di prioritaskan.,” Pungkas nya.***
Komentar