oleh

Setelah KSAD, Erick Thohir Tunjuk Wakapolri Jadi Wakil Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan PEN

KICAUNEWS.COM,- Setelah menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa menjadi Wakil Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, Erick Thohir, Rabu (12/08) kembali menggandeng Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono sebagai Wakil Ketua II Komite Penanganan Covid-19 dan PEN.

Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy mengatakan, Polri punya tugas dan tanggung jawab untuk ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mantan Kapolda Metro Jaya itu, menambahkan, hal itu demi memulihkan sektor kesehatan dan ekonomi agar bisa kembali bangkit.

“Ini dikerjakan bersama-sama Polri TNI dan pemerintah. Dengan melakukan langkah-langkah dari persuasi sampai penegakan hukum,” kata Komjen Pol Gatot Eddy, Rabu (12/08) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Komjen Gatot juga menambahkan, saat ini jajaran kepolisian siap melaksanakan tugas dan tidak akan main-main. “Tadi saya sampaikan kepada jajaran, laksanakan tugas dengan serius. Tidak ada yg main. Tidak ada kata jenuh untuk Polisi. Ini kegiatan kemanusiaan,” tambah Gatot.

Seperti terlihat dari susunan Tim Penanganan Covid-19 dan PEN itu, ada nama Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Feri Wibisono, Deputi BPKP Salamat Simanullang, Dirjen Kominfo, Ismail MT dan Deputi LKPP, Sarah Sadiqa.

Diberitakan sebelumnya, Erick Thohir saat menunjuk KSAD, Jenderal Andika Perkasa menjadi Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan PEN berharap, kehadiran Jenderal Andika bisa meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Erick mengatakan, masyarakat harus patuh dan disiplin pada protokol kesehatan. Sebab, sambung Erick, hal itu adalah kunci untuk memerangi Pandemik Covid-19. “Sosialisasi tentang pentingnya menjaga protokol itulah yang perlu kita tingkatkan sehingga saya merasa perlu keterlibatan TNI Angkatan Darat,” kata Erick Thohir.

Baca juga :  Polisi Grebek Pabrik Kaset Bajakan di Dadap Kota Tangerang

Menurut Erick, saat ini TNI Angkatan Darat memiliki struktur organisasi hingga ke pelosok negeri. Sehingga, kata Dia, hal itu dapat menjalani masyarakat yang tersebar di 83 ribu desa dan kelurahan betapa pentingnya disiplin protokol kesehatan itu diterapkan, agar ekonomi bisa Kembali bangkit.

“Mengajak keterlibatan TNI AD tak lain agar tentara nasional kita yang dekat dengan rakyat menjadi contoh sekaligus mengajak rakyat untuk disiplin dengan terus memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Erick. (Merdeka/HM)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru