banner 728x250

Mendagri: Masih Banyak Serapan Pengguna Anggaran Provinsi Di Bawah Rata-Rata

  • Bagikan
banner 468x60

KICAUNEWS.COM – Berdasarkan data per/9 Agustus 2020 kemarin, realisasi belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Pembangunan Daerah (APBD) di Provinsi rata-rata masih berada di angka 37,90%. Sementara untuk realisasi anggaran nasional, normalnya sebesar 47,36%.

Dari data tersebut, hanya ada lima provinsi yang serapan anggarannya berada di atas rata-rata. Provinsi tersebut itu diantaranya, DKI Jakarta, 54,06%, Kalimantan Selatan 52,49%, Sumatra Barat 51,88%, Sulawesi Selatan 50,25%, dan Gorontalo sebesar 48,81%.

banner 336x280

Sementara itu, untuk realisasi pengguna anggaran dalam APBD di 10 Provinsi masih berada di bawah rata-rata nasional, tetapi di atas rata-rata provinsi, di antaranya Bali 47,03 persen, Banten 43,76 persen, dan DIY 38,39 persen.

Adapun sisanya, sebanyak 19 Provinsi realisasi belanja APBD-nya masih di bawah rata-rata Provinsi. Bahkan, dalam data itu juga disebutkan, ada 2 Provinsi yang realisasi belanjanya, berada di bawah angka 25 persen, yakni Sulawesi Tenggara 24,56 persen dan Papua 21,57 persen

Menyikapi hal itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta agar 548 Kepala Daerah bisa segera merealisasikan penggunaan Anggaran dalam APBD agar bisa mendongkrak perekonomian daerah yang terdampak Pandemik Covid-19.

Realisasi pengguna anggaran tersebut, kata Tito, sesuai dengan Instruksi Presiden 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Ada 2 topik yang akan kita bahas, yaitu yang pertama masalah sosialisasi dan diseminasi secara lebih masif protokol kesehatan terkait dengan masalah Covid-19. Kemudian yang kedua nanti mengenai masalah realisasi anggaran sekaligus juga mengenai percepatan dan dukungan Pemerintah Pusat,” kata Tito, Rabu (13/08) dalam keterangan persnya.

Print Friendly, PDF & Email
banner 336x280
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *