oleh

Airlangga Hartarto Turun Gunung, Taufan Pawe Aklamasi Pimpin Golkar Sulsel

KICAUNEWS.COM – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menginginkan semua calon ketua umum DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan bisa melakukan musyawarah mufakat dalam Musda. Adapun figur ideal yang diinginkan Airlangga sebagai suksesor Musda Sulsel yaitu Nurdin Halid.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Roem Kono, usai membuka acara Musda Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Sultan Jakarta, seperti dilansir redaksi dari rakyatku.com, Sabtu (08/08).

“Pesan ketua umum, menonjolkan musyawarah mufakat. Munas saja kemarin terpilih secara musyawarah mufakat, masa kita DPD I dan DPD II mau voting. Pesan ketum, jangan ada keributan di Jakarta. Tunjukkan kewibawaan masyarakat Sulsel, musyawarah dan mufakat. Ewako,” kata Roem Kono.

Selain itu, Roem juga menegaskan, setelah selesainya Musda Golkar Sulsel itu, Airlangga Hartarto menginginkan agar roda organisasi bisa berjalan maksimal di Sulawesi Selatan.

Oleh karenanya, Roem meminta agar, setelah selesai Musda Golkar Sulsel itu, tidak terjadi dinamika berkepanjangan di internal Golkar Sulsel dan semua pengurus harus menjalankan roda organisasi dan menyambut agenda politik yang akan datang.

“Saya kira, pesan ketum ini sudah saya sampaikan. Bermusyawarah-mufakatlah sebaik-baiknya. Kemudian besok malam saya lapor ke ketum, semuanya baik-baik,” tegas Roem Kono.

Informasi, dalam perhelatan Musda Partai Golkar Sulsel itu, ada empat nama calon yang akan bertarung. Diantaranya yaitu, Taufan Pawe, Supriansa, Hamka B Kady, dan Syamsuddin Hamid.

Namun, dari empat nama yang muncul, hanya dua nama yang disebut-sebut akan bertarung sampai adanya voting, yaitu Taufan Pawe dan Supriansa.

Namun demikian, dalam dinamika Musda Golkar Sulsel itu, tidak terjadi pertarungan dan berlangsung aklamasi dengan menetapkan Taufan Pawe sebagai Ketua Umum Golkar Sulsel terpilih.

Baca juga :  Disebut Markas Garis Keras, Anggota DPR RI Dapil Jatim Angkat Bicara

Sekadar informasi, Taufan Pawe adalah ketua Golkar Parepare yang kini menjabat wali kota setempat untuk periode keduanya. Sementara Supr adalah pengurus DPP Golkar, yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI dari dapil Sulsel.

Dari kedua calon ini, Taufan memang lebih senior ketimbang Supri di tingkat kader. Begitu juga secara umur, Taufan Pawe saat ini berusia 54 tahun, sementara Supri baru berusia 47 tahun. Taufan sendiri sudah puluhan tahun aktif di partai Golkar, berbeda dengan Supri yang baru beberapa tahun bergabung di Golkar. (Haji Merah)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru