oleh

PJ Kepala Desa Mangunjaya Tidak bisa Jawab Maksud Dari UU KIP No.14 Tahun 2008

Kab. Bekasi, Kicaunews.com – Pembangunan Rumah Singgah Di Desa Mangunjaya, Kecamatan.Tambun Selatan yang dibangun di belakang Kantor Desa sehingga menjadi pertanyaan masyarakat keberadaan bangunan tersebut.Kamis(06/08/2020).

Saat tim DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Bekasi mengirimkan surat pertanyaan untuk meminta Hak Jawab dari PJ.Kepala Desa Mangunjaya karena sebelumnya tim AWPI sudah berusaha meminta waktu untuk wawancara tapi tidak diindahkan.

Dari hasil Hak Jawab yang dibalas oleh PJ.Kepala Desa Mangunjaya, Drs.Encep Hendra Gunawan, dirinya menjawab pertanyaan tersebut, menjabat PJ Kepala Desa sejak 10 Febuari 2020, yang mengeluarkan SK dirinya menjadi PJ.Kepala Desa Mangunjaya dari Bupati kabupaten Bekasi dengan No.SK.141/Kep.56-DPMD/2020.Dan Mengaku bahwa jabatan yang diemban sampai dengan dilantiknya Kepala Desa Definitif hasil Pilkades Mangunjaya.

Dalam pertanyaan peraturan tentang yang mengatur pejabat desa dia ( Encep ) tidak menuangkan hak jawabnya, dalam pertanyaan terkait hak dan kewajiban pejabat kepala desa menurut undang-undang dirinya hanya menjawab melaksanakan roda pemerintahan desa mangunjaya, dengan pertanyaan terkait maksud dari undang-undang No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dia (Encep) menjawab dengan mengulang dengan pertanyaan tersebut.

Dengan pertanyaan selanjutnya mengenai apa saja yang dapat dipublikasikan menurut undang-undang KIP No.14 tahun 2008 dirinya menulis keterbukaan informasi publik, dirinya mengaku sudah menjalankan menurut pasal 46 ayat 2 undang-undang KIP dengan menjawab iya, kata.encep

Dirinya hanya menjawab sudah menjalankan sesuai dengan apa yang diputuskan dalam Musyawarah Desa Dalam pertanyaan cakupan yang sudah dilaksanakan dalam pembangunan Desa.

Lanjut lagi pertanyaan Mengenai tanggung jawab pembangunan rumah singgah yang ada dibelakang desa dirinya menjawab bahwa itu bukan di era kepemimpinannya, rumah singgah tersebut dibangun tahun 2018 jawab Encep, menggunakan sumber dana dari APBN 2018 dengan anggaran Rp.108.000.000 Include PPN Jawab Encep secara rinci dalam pertanyaan tersebut, Encep menjawab rumah singgah tersebut berfungsi untuk singgah, jika ada tamu kedinasan dari luar kota.

Baca juga :  Kapolsekta Tangerang Pimpin Olah TKP Penemuan Mayat Diduga Gantung Diri

Encep tidak menjawab mengenai nomor peraturan menteri sosial terkait rumah singgah dipertanyaan selanjutnya, kata Encep rumah singgah tersebut sudah digunakan, jawabnya.Dan Encep menjawab bahwa rumah singgah yang berlokasi keberadaannya ada diposisi belakang kantor desa menurutnya sudah sesuai, dan masyarakat sudah mengetahui keberadaan rumah singgah tersebut, jawab dalam penutup pertanyaan.

Faizal

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru