oleh

Rebutan Okut Satu, Enos Lawan Fery Seperti Pilbup Rasa Pilgub

Martapura, Kicaunews.com – Tensi politik jelang pelaksanaan Pilkada Ogan Komering Ulu (Oku) Timur semakin memanas. Bahkan, sejumlah kalangan mengatakan perebutan kursi orang nomor satu di bumi lumbung pangan di Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut terasa seperti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel.

Demikian disampaikan oleh Ahmad Abror, salah satu aktivis Demokrasi di Oku Timur yang kini sedang menempuh S 2 di salah satu kampus di Sumatera Selatan. Menurutnya, perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati Oku Timur seperti mengulang perang bintang antara dua kekuatan yakni Herman Deru melawan Dodi Alex Noerdin pada Pilkada Sumsel 2018 lalu.

“Nampaknya pilkada Okut tahun ini akan menjadi duel ulang dua poros pilgub yaitu poros Deru melawan poros Dodi. Saya lihat keduanya sangat berambisi untuk merebut hati dan simpati masyarakat agar jagoannya bisa duduk di kursi Okut satu,” ungkapnya dalam diskusi daring dengan kelompok Milenial Okut, Senin (06/07).

Abror menjelaskan, bagaimanapun posisi Fery yang kini mengklaim didukung dua partai yaitu Golkar dan PKB jelas tak bisa dilepaskan dari turun tangannha Dodi Alex Noerdin. Menurutnya, Dodi mau Fery menang di OKUT sehingga saat pilgub mendatang, OKUT tidak lagi menjadi basis Herman Deru.

“Saya kira pertaruhan Dodi Alex Noerdin di OKUT itu luar biasa. Karena kalau hanya Golkar yang mengusung Fery maka dapat dipastikan tak bisa maju pilkada dan dengan sendirinya Golkar akan gagal mengusung calon. Itu berarti Golkar tak bisa ikut pilkada berikutnya. Jadi wajar kalau Dodi Alex Noerdin turun tangan,” ujarnya.

Abror menganalisa, potensi kemenangan antara Enos dan Fery masih sangat dinamis. Apalagi dengan waktu pendaftaran bakal calon di KPU yang juga relatif masih cukup jauh. Abror menduga langkah Fery Antoni menggandeng Meilinda justru untuk mendapat dukungan Deru di Okut. Hanya saja ternyata Herman Deru telah memilih mengusung Lanosin.

Baca juga :  Dandim Solo Ikuti Menteri Pertanian RI Ke Pasar Gede Solo Pantau Harga-Harga Kebutuhan Pokok

“Saya kira ini strategi Fery untuk mengambil dukungan Deru itu wajar saja. Tapi kan begini, duet Enos-Yudha justru dimunculkan untuk mengulang nostalgia kekuatan Herman Deru-kholid Mawardi. Kini akhirnya menjadi terbuka, kalau Fery ternyata membawa kepentingan Golkar di OKUT. Semua tahu ketua Golkar Sumsel adalah Dodi Alex Noerdin,” pungkasnya.

Terpisah, pengamat politik Oku Timur, Bambang Kurniadi mengatakan hal serupa. Pihaknya memprediksi duet Enos-Yudha akan mampu memenangkan laga Pilkada Oku Timur Desember mendatang. Bambang mempertanyakan seberapa besar pengaruh Dodi di Okut Timur.

“Sekarang begini, siapa orang terkuat di Oku Timur. Jawabannya jelaslah, Herman Deru. Sementara Fery, sekalipun dia adalah petahana dan didukung oleh poros Dodi, tetap repot mengalahkan kekuatan Deru di Okut. Jadi kalau ukurannya kekuatan pilgub, Suara Dodi jelas kalah oleh Deru di OKUT,” pungkasnya. (Red/HM)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru