oleh

Berikan Edukasi Tentang Pencegahan Virus Corona kepada Anak-Anak

Cirebon, Kicaunews.com. – Virus corona menyebar saat orang terinfeksi batuk dan menyebarkan percikan atau cipratan yang mengandung virus ke udara. Ini bisa terhirup masuk atau menyebabkan infeksi jika anda menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan yang menyentuh permukaan tempat virus jatuh.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, hal yang paling penting mencegah penularan adalah menjaga kebersihan.

1. Sering cuci tangan dengan sabun dan air atau dengan gel pembersih. Langkah ini dapat membunuh virus di tangan.

2. Jangan menyentuh mata, hidung, mulut. Tangan yang menyentuh banyak permukaan dapat membawa virus. Dari situ, virus masuk ke tubuh bila Anda menyentuh wajah.

Wakil Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor Iptu Kandeg didampingi oleh anggota lainnya memberikan himbauan dan sosialisasi tentang cara mencegah penyebaran virus corona kepada anak anak yang sedang bermain di Desa Wanasaba Lor Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.

Sesuai arahan Bapak Dansat Brimob Satbrimobda Jabar Kombes Pol Asep Saepudin S.I.K maka Danki 2 Batalyon C Pelopor Iptu Taryat memerintahkan kepada Wakilnya Iptu Kandeg untuk terjun ke masyarakat dan berikan sosialisasi serta himbauan tentang cara pencegahan virus corona.

Kami mengharapkan dengan adanya kegiatan ini warga dapat mengerti dan dapat turut serta mencegah penyebaran virus di Lingkungan kita.

Kombes Pol. Asep Saepudin, S.I.K., menambahkan, “kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat dalam menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat”.

“Ini merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Cirebon, untuk memutus mata rantai Covid-19″, ujar Kombes Pol. Asep Saepudin.

Ia juga menegaskan ” Jangan anggap remeh virus Corona ini , karena virus ini sudah menjadi pandemi. Kita harus waspada dan kita harus melindungi masyarakat, khususnya Jawa Barat karena kita merupakan anggota Polri yang mempunyai kewajiban melindungi masyarakat dari segala macam bahaya”. Tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru