oleh

Bos Asal China PT SING WEALTH TEXTILE Ligung Majalengka, Diduga Seringkali Pukuli Karyawan Ala Preman Seperti Tak Takut Hukum Indonesia

Majalengka, Kicaunew.com – Seorang Warga Negara (WN) China yang menjabat General Manager “PT Sing Wealth Textile” Jalan raya ligung blok bagung, Desa Ligung Kecamatan Ligung – Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Diduga telah memukul karyawanya di saat pergantian waktu sif kerja, Sabtu (27/07/2020).

“Tatang (23) warga desa bondan, kabuapten indramayu yang bekerja di pabrik Tekstile PT. sing wealth yang berlokasi di Desa ligung mengalami nasib yang naas, Diri nya tidak pernah menyangka sebelum nya atas apa yang terjadi pada dirinya.

Pasalnya, pada selasa (23/06/2020) penuturan Tatang kepada Awak Media kicaunews.com, diri nya mengalami pemukulan yang di duga kuat di lakukan oleh general manager PT Sing wealth Mr lee… atau lebih sering di sapa mr Leo

Tatang mengaku bahwa Mr leo memukul perut nya tanpa sebab, sehingga tatang merasa ada yang sakit seperti mules selama beberapa hari.

“Waktu itu saya sudah pergantian Sif jam kerja pak, pukul 6.30 WIB. persiapan mau pulang, namun Mr leo meminta saya tetap bekerja menimbang benang, karena jam kerja saya sudah habis, saya menolak dan mengatakan mau pulang karena sudah habis jam kerja, tanpa di sangka mr leo menonjok perut saya sekali pak, beberapa hari ini saya sering merasa mules” Ungkap Tatang

Miris nya, setelah kejadian tatang langsung di PHK yang di duga sepihak karena pengakuan Tatang diri nya mendapat kontrak 3 tahun, dan masih ada beberapa bulan sebelum habis kontrak.

“Ya gimana lagi pak, mr leo nya sudah gak mau sama saya, saya di pecat meski masih pengen kerja, padahal kontrak saya masih ada beberapa bulan lagi ” ujar nya terbata bata

Baca juga :  Kencana Wulan Pengurus Pusat FOREDER Harapkan Pelantikan Presiden Jokowidodo Berjalan Dengan Aman

Awak media mendapat beberapa informasi dari beberapa narasumber sekitar perusahaan, yang tidak mau disebutkan namanya, memang kami sering dengar kearogansian pada karyawan sering terjadi, bukan kali ini saja, yang dilakukan pemilik perusahaan “PT Sing wealth textile” mr.lee/Leo, dan harapan dengan adanya sosial countrol dari Media (Mr.leo) ada efek jera sekaligus harapannya membawa perubahan dan tidak mengulangi perbuatanya pada tatang-tatang yang lainnya.

“Saya mohon pada pihak polri saya sebagai warga asli desa ligung majalengka dan saya asli Indonesia tolong segera tindak warga asing ini warga china yang seolah olah kebal hukum di indonesia, sekali lagi saya mohon dari pihak polsek setempat dan polri indonesia segera sikapi secepatnya penganiayaan di pt sing wealth textil tersebut,” tuturnya.

Dan Saat dikonfirmasi awak media kicaunews.com, pihak perusahaan yang di wakil kan (HRD) ade, di ruang kerjanya, menuturkan bahwa dirinya memang mendengar kejadian tersebut, akan tetapi saya tidak melihat langsung kejadian itu. dan atas nama perusahaan, kami meminta maaf pada korban dan keluarga atas tragedi tersebut.

Masih kata “ade, pihaknya sudah ada mediasi kekeluargaan dengan korban, bahkan tuntutan korban meminta haknya sebagai karyawan atas pemecatan dirinya akan dibayarkan dibulan depan tgl.15/07/2020 nanti,”tuturnya.

Perbuatan tindak penganiayaan itu sendiri sudah diatur dalam Pasal 351 kitab Undang – undang Hukum Pidana (KUHP) Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (kajen).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru