oleh

Pemilik 70 Butir Pil Extasi, di Vonis 6 Tahun Penjara

Palembang, Kicaunews.com – Yusep alias Asep,pemilik pil extasi sebayak 70 butil dengan berat 5.585 gram,harus mendengarkan putusan yang di bacakan oleh majelis hakim Adi Prasetyo SH MH,di Pengadilan Negeri (PN) Palembang dengan cara teleconference Selasa (23/06/2020)

Atas perbuatannya terdakwa, terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana”tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk di jual, menjual, membeli, perantara, dalam jual beli,atau menerima Narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi (5) garam, sebagaimana dalam pasal 114 ayat ( 2) undang- undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, mengadili, menjatukan terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda 1 miliar subsider 2 bulan

“Usai mendengarkan putusan yang di bacakan majelis hakim tersebut, JPU dan terdakwa sepakat pikir pikir dahulu”terangnya

Dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi indayati SH, menuntut terdakwa 10 tahun pidana penjara dan denda 1 miliar subsider 6 bulan

Dalam dakwa JPU sebelumnya kejadian bermula,saat, saksi Rival Armelit dan saksi Rian Oktafiansyah yang merupakan anggota kepolisian Sat Res Narkoba Polresta Palembang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa sering adanya transaksi narkotika di Jalan Mayor Zen Kelurahan Sei Selayur Kecamatan Kalidoni Palembang,

Kemudian saksi Rival Armelit dan saksi Rian Oktafiansyah (anggota polisi) beserta anggota unit VI Sat Res Narkoba Polresta Palembang yang dipimpin oleh Kanit IPTU ZULKARNEN,SH melakukan penyelidikan sesuai informasi yang didapatkan,

Sampai akhirnya pada hari Jum’at tanggal 06 Maret 2020 sekira jam 20:00 WIB Wib tepatnya Jalan Mayor Zen Kelurahan Sei Sekayur Kecamatan Kalidoni Palembang, tepatnya didepan Martabak India BABE, saksi Rival Armelit dan saksi Rian Oktafiansyah (anggota polisi) beserta anggota lain melihat seseorang yang mencurigakan yaitu terdakwa dan tepat dengan informasi yang kami dapatkan dari masyarakat tepatnya didepan Martabak India BABE,

Baca juga :  Soal Pencabulan Anak di Kabupaten Tangerang, Begini Respon Para Aktivis Perempuan

Saksi Rival Armelit dan saksi Rian Oktafiansyah (anggota polisi) langsung melakukan penangkapan dan pengeledahan terhadap terdakwa dan saksi Rian Oktafiansyah (anggota polisi) menemukan barang bukti 1 bungkus plastik hitam berisi 70 butir Narkotika jenis pil ekstasi terdiri dari 40 butir tablet warna orange bentuk kodok masing-masing dengan tebal 0,466 cm dan berat netto keseluruhan 12,806 gram,15 butir tablet warna biru bentuk S masing-masing tebal 0,616 cm dan berat netto keseluruhan 5,897 gram, 15 butir tablet warna ungu bentuk granat masing-masing dengan tebal 0,616 cm dan berat netto keseluruhan 5,585 gram yang berada di sepeda motor Yamaha NMAX BG- 2745-ABF milik terdakwa di bagian box depan bagian kiri yang terdakwa gunakan, lalu kembali dilakukan penggeledahan didalam tas milik terdakwa bawa ditemukan 1 pucuk senjata api rakitan berisi 5 butir peluru (berkas terpisah), lalu saksi

Rival Armelit dan saksi Rian Oktafiansyah (anggota polisi) mengintrogasi terdakwa mengakui jika 70 butir Narkotika jenis pil ekstasi terdiri dari 40 butir tablet warna orange bentuk kodok masing-masing dengan tebal 0,466 cm dan berat netto keseluruhan 12,806 gram, 15 ( butir tablet warna biru bentuk S masing-masing tebal 0,616 cm dan berat netto keseluruhan 5,897 gram, 15 butir tablet warna ungu bentuk granat masing-masing dengan tebal 0,616 cm dan berat netto keseluruhan 5,585 gram, yang terdakwa simpan di sepeda motor Yamaha NMAX BG- 2745-ABF di bagian box depan bagian kiri yang terdakwa gunakan tersebut adalah milik terdakwa didapat dari sdr.NAWI (belum tertangkap) dekat rumah makan palapa simpang pusri dan terdakwa Tanpa hak serta tidak memiliki izin dari pihak manapun untuk memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram, serta bukan untuk tujuan dan kepentingan ilmu pengetahuan. Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti diamankan dibawa ke Sat Res Narkoba Polresta Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut (ARH/Ai)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru