oleh

Begini Sikap Komandan IARMI Jayabaya, Farisal Syarief, SH. MH Tolak RUU HIP

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang pada Rapat Paripurna 12 Mei 2020 lalu disepakati untuk dibahas menjadi RUU inisiatif DPR terus di tolak berbagai kalangan.

Pasalnya, RUU HIP menuai polemik publik lantaran draf RUU tersebut memuat klausul Trisila dan Ekasila di dalam salah satu pasalnya.

Demikian dikatakan Ketua Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia Komisariat Univ. Jayabaya Farisal Syarif, S.H., M.H dalam keterangannya saat dikonfirmasi pada Kamis Malam, 25/6/2020

Tidak hanya itu, Bang Syarif sapaan akrabnya menuturkan, Pembahasan RUU HIP dipandang mengesampingkan aspek historis, filosofis, yuridis, dan sosiologis Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi yang disusun oleh para pendiri bangsa dan Selain itu juga dapat mengalihkan perhatian negara dalam fokus menangani pandemi covid-19.

“RUU HIP juga menyulut kontroversi lantaran tidak menyertakan Tap MPRS mengenai pembubaran PKI dalam konsideran ‘mengingat’ di draf RUU tersebut,” Katanya.

Lebih rinci Syarif membeberkan, Adapun Tap MPRS tersebut adalah Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara, dan Larangan Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran Komunis/Marxisme-Leninisme.

Masih Dijelaskan Syarif, Pengesahan draft RUU HIP menjadi RUU dalam paripurna di DPR juga dinilai terkesan sangat tergesa-gesa, bersamaan dengan tiga RUU lainnya yaitu RUU Corona, RUU Penanggulangan Bencana dan RUU Minerba.

“Intinya, kita tidak sepakat kalau RUU HIP disahkan, dan kalau pun disahkan, kami siap menjadi garda Terdepan dalam menjaga NKRI dan akan memberikan berbagai cara untuk melakukan penolakan.

“Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum yang sudah Final untuk negeri ini, sebagaimana telah diatur dalam uu 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang undangan, dan kita harus bersatu menjaga Bangsa Ini untuk anak cucu kita kedepan,” Seru Syarif

Baca juga :  Dayu P. Rengganis : Pasar Murah Targetnya Menurunkan ke Harga Yang Wajar

Untuk itu, Farisal Syarief mengajak kepada seluruh tokoh-tokoh Bangsa dan lapisan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan toleransi antar umat beragama dijalin dgn baik, demi keutuhan berbangsa dan bernegara,” Tandas Syarif.(Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru