oleh

Tahu Formalin, Terdakwa di Vonis 5 Bulan Baru Berupaya Banding

PALEMBANG, Kicaunews.com – Produksi Tahu berformalin Jono bin Udin, hanya divonis 5 bulan penjara.

Vonis 5 bulan ini membuat terdakwa bernapas lega. Namun Atas vonis ini Jaksa Penuntut setelah dihubung lewat telpon, langsung menyatakan banding.

“Kami banding karena waktu untuk mengajukan masih ada,”ujar Fajar.

Majelis hakim yang diketuai Hotnar Simarmata SH MH, menjatuhkan vonis terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 5 bulan kurungan di pengadilan negeri (PN) Palembang kelas 1A Khusus,dengan cara teleconference Senin (22/06/2020)

Menurut majelis perbuatan terdakwa telah terbukti melakukan perbuatan pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 136 huruf b Jo Pasal 75 ayat (1) huruf b UU RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan,

Vonis 5 bulan pidana jauh lebih ringan. Karena jaksa penuntut umum (JPU) Kejati Sumsel Fajar Dian Prawitama SH yang dibacakan Kiagus Anwar SH menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan. Berupaya melakukan banding.

Dakwaan JPU sebelum kejadian, Bahwa terdakwa Jono pada hari Senin 9 Maret 2020 sekira pukul 02.00 WIB telah melakukan produksi pangan untuk diedarkan yang dengan sengaja menggunakan bahan yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan.

Berawal dari informasi masyarakat bahwa terdakwa Jono yang telah memproduksi tahu basah menggunakan bahan tambahan yang dilarang berupa formalin, pembuatan tahu basah tersebut dilakukan oleh terdakwa di Pabriknya yang beralamat di Jalan Sosial Lr. Lebak Jaya Rt. 09 Rw. 02 No. 444 Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami Kota Palembang.

Kemudian anggota dari Dit Reskrim Sus Polda Sumsel melakukan pengamatan dan pembuntutan terhadap mobil Isuzu Panther Pick Up warna biru BG 9028 AG yanh dikendarai langsung oleh terdakwa dengan membawa sekitar 5.520 tahu basah miliknya.

Baca juga :  Piket Bawas Pimpin Himbauan dan Sosialisasi 3 M dan Pembagian Masker di Wilkum Polsek Cimahi Selatan Polres Cimahi Polda Jabar

Sesampainya di Pasar Alang Alang Lebar Kota Palembang, anggota dari Dit Reskrim Sus Polda Sumsel langsung melakukan pengecekan terhadap mobil yang dikendarai terdakwa tersebut dan ditemukanlah 5.520 tahu basah di dalam 46 ember cat, masing masing ember cat berisikan 120 tahu basah.

Kemudian para saksi melakukan uji formalin terhadap tahu basah milik terdakwa dengan menggunakan alat tes kit formalin, setelah dilakukan tes uji formalin terhadap tahu basah milik terdakwa ternyata hasilnya positif berformalin. (ARH/AI)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru