oleh

Karena Desakan Dari Masyarakat, Kepala Desa Karangjaladri Minta Inspektorat Untuk Audit Ulang Terkait Bumdes Tahun 2018

Pangandaran-kicaunews.com, Kisruhnya ada dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) yang di peruntukan penyertaan modal Bumdes Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran pada tahun Anggaran 2018, masyarakat meminta kepada Kepala Desa untuk memberhentikan Sekdes, Bendahara dan Kasi Pemerintahan yang diduga ada keterlibatan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (DD) dan meminta kepada Inspektorat untuk mengaudit ulang.

Eris Kepala Desa Parigi mengatakan, sebagai Kepala Desa, kami menampung semua aspirasi masyarakat, namun dalam hal ini kami tidak bisa sembrono mengambil keputusan.(Senin, 22/06/2020).

“Saya sudah menanyakan langsung kepada yang bersangkutan dan untuk sementara ini ketiga orang tersebut di nonaktifkan sementara sampai permasalahan ini selesai.” jelasnya.

“Rencananya hari Selasa,(23/36/2020) Saya akan menghadap ke Inspektorat untuk meminta di Audit se cepatnya terkait adanya dugaan tersebut.” ungkapnya.

“Kalau menurut tim Audit terbukti ada pelanggaran penggunaan anggaran, kami akan memohon petunjuk kepada yang lebih berwenang dan faham tentang aturan tersebut, setelah itu baru kami akan mengambil kesimpulan untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.” pungkasnya.

Arik tim Audit dari Inspektorat wilayah Kecamatan Parigi saat si konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, bahwa dirinya belum mengaudit terkait Bumdes Desa Karangjaladri tahun 2018 dan hal itupun dibenarka oleh Apip Inspektur Inspektorat.

Menurut Apip karena keterbatasan anggota dan banyaknya yang harus di Audit maka tidak semua instansi bisa di Audit.

“Apabila ada salah satu instansi yang belum di Audit pada tahun 2018 maka tahun berikutnya akan di Audit.”jelasnya.

” Apabila masyarakat mendapat temuan adanya penyelewengan Anggaran di salahsatu Instansi, kami minta untuk membuat laporan secara tertulis ke Inspektorat, dan setelah adanya laporan secara tertulis maka kami akan adakan Audit ulang ke Instansi tersebut.” pungkasnya.
***Nurzaman***

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru