oleh

H Windu Suko Basuki, Guru TPQ dan Madrasah Perlu Mendapatkan Perhatian

Kendal, Kicaunews.com – Taman pendidikan Al-Qur’an ( TPQ) adalah tempat lembaga pendidikan informal yang didirikan khusus mengajar anak-anak dalam membaca Alquran sejak dini, sekaligus menanamkan pemahaman dinul Islam sejak usia dini. Dalam standarisasi pendidikan TPQ siswa dituntut mampu membaca Alquran dengan baik sesuai kaidah nahwu Sharaf, menghafal min 22 surat pendek, menghafal min 33 doa harian dll.

Kendal yang merupakan masyarakat muslim tentu pendidikan TPQ usia dini terus ingin dikembangkan oleh lembaga ataupun tokoh masyarakat dikendal , seperti yang dilakukan oleh yayasan Bani Afandi kadariyah terus melakukan pembagunan fisiknya, kedepan perlu ditingkatkan baik kwalitas maupun kwantitasnya kata Salah satu pengurus yayasan saat ditemui awak media.

Selain TPQ kita mengenal madrasah Diniyah atau MDA yg biasanya dilakukan sore hari setelah anak-anak kita pulang disekolah dasar, sesuai standarisasi MDA diajarkan Al-Qur’an,hadis, akidah, akhlak, fikih, sejarah Islam,bahasa arab dan aneka praktek ibadah.

Peraturan pendidikan agama no 55 tahun 2007 dan UU no 20 tahun 2003 merupakan landasan dalam menjalankan pendidikan non formal dengan bentuk madrasah Diniyah.

Kontribusi yang besar para guru madrasah dalam mendidik anak bangsa, belum diimbangi dengan perhatian oleh pemerintah, pusat dan daerah, insentif guru madrasah yang 1jt pertahun kadang turun kadang tidak,bahkan juga di potong oleh pemerintah daerah, kata ahkmadi guru madrasah di Kendal ini, kita sebenarnya tidak menuntut apa-apa kerana niat kami mengajar di madrasah semata- mata niatnya ibadah, namun perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan kwalitas MDA perlu dan sangat kami harapkan.

Dalam kesempatan berkunjung ke TPQ Hidayatul mustadiin desa Purwokerto kec. Patebon yang sedang melakukan kerja bakti pembagunan, calon bupati Kendal H, Windu Suko Basuki menyampaikan, saya sangat terharu masyarakat disini sangat ikhlas dalam bergotong royong untuk mewujudkan pembangunan TPQ. Tentu semangat kebersamaan ini perlu terus dikembangkan dan di tingkatkan kesemua sektor, baik infrastruktur, sektor pangan, sektor ekonomi dll.

Baca juga :  Sambang Ketua RT Aipda Suherman Ajak Jaga Kamtibmas

“Kedepan perhatian pemerintah daerah perlu ditingkatkan dalam menunjang kegiatan pendidikan non formal ini, kita akan bedah anggaran daerah,kita perbaiki mekanisme dan politik anggaran kita, sehingga Silpa bisa kita tekan sekecil mungkin untuk kita pergunakan dalam menyejahterakan masyarakat Kendal khususnya guru madrasah,” pungkasnya. (Sukrisno)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru