oleh

Penerima BLT DD Kaliori Kalibagor Banyumas Tahap Pertama dan Kedua Hanya Rp 200.000

Banyumas, Kicaunews.com – Apakah pemerintahan Kabupaten Banyumas Propinsi Jawa Tengah memberi ijin pemotongan uang BLT DD kepada tiap warga penerima ? Karena seakan ada pembiaran dari pemerintah kabupaten Banyumas terhadap pemotongan BLT DD ditahap pertama sehingga pemotongan kembali terjadi pada penerima BLT DD di tahap kedua.

Pemerintah pusat telah menentukan besarannya bahwa tiap warga penerima bantuan BLT DD adalah mendapatkan uang Rp 600.000.

Namun realisasinya ke bawah hingga tingkat Desa warga penerima BLT DD dipotong jumlah nominal besaran uang yang di terima. Karena diduga tidak ada sangsi apapun sehingga pemotongan BLT DD di tahap pertama kembali terulang ada pemotongan BLT DD di pembagian tahap kedua.

Sehingga di beberapa Desa yang ada di Kabupaten Banyumas banyak yang tidak mematuhi aturan dari pemerintah pusat bahwa jumlah nominal tiap penerima BLT DD Rp 600.000 DI POTONG sehingga hanya menerima uang sebesar Rp 200.000 ?

Seperti salah satu contohnya adalah penerima bantuan BLT DD yang ada di Desa Kaliori kecamatan Kalibagor kabupaten Banyumas propinsi Jawa Tengah.

Dengan alasan ada beberapa warga yang tidak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa ( DD ) di Desa Kaliori Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas maka pembagian bantuan BLT DD Kaliori yang seharusnya di berikan tiap penerima bantuan BLT DD yaitu uang sejumlah Rp 600.000.

Setelah warga penerima bantuan BLT DD di photo di Pendopo Balai Desa Kaliori dengan memegang uang Rp 600.000 namun setelah pulang dari pendopo balai desa Kaliori warga ternyata hanya mendapat uang sejumlah Rp 200.000.

Sudah dua tahap acara pembagian BLT DD Kaliori yang di selenggarakan di pendopo Balai Desa Kaliori Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas Propinsi Jawa Tengah.

Baca juga :  Upaya Bhabinkantibmas Penanggulangan Covid 19

Tahap pertama secara teknis dengan sistim pembagiannya adalah setelah warga penerima bantuan BLT DD Kaliori di photo dengan memegang uang bantuan BLT DD Rp 600.000 namun uang tersebut tidak boleh di bawa pulang langsung.

Penerima BLT DD Kaliori oleh petugas yang menyerahkan uang tersebut di suruh agar uang yang Rp 600.000 di letakan di meja kembali yang selanjutnya agar warga di suruh mengambil di rumah ketua RT masing masing penerima bantuan BLT DD Kaliori, dengan jumlah uang yang di serahkan ketua RT ke penerima BLT DD sejumlah Rp 200.000 pada sekitar pukul 20.00 wib.

Hal tersebut sesuai yang di jelaskan oleh penerima bantuan BLT DD dan ketua RT 01 RW 05 Desa Kaliori kecamatan Kalibagor kabupaten Banyumas Satuno kepada awak media Kicau news.

Di pembagian BLT DD tahap ke dua yang kembali diadakan di pendopo Balai Desa Kaliori warga Penerima bantuan BLT DD menerima uang Rp 600.000 namun agar setelah sampai di rumah penerima bantuan BLT DD Kaliori menyerahkan uang ke tempat ketua RT sejumlah Rp 400.000.

Sehingga penerima bantuan BLT DD di Desa Kaliori tahap ke dua sama seperti tahap pertama yaitu hanya mendapat uang bantuan Rp 200.000 hanya dengan sistim dan cara pemotongan uang bantuan BLT DDnya yang berbeda.

Saat awak media kicau news mendapat informasi langsung dari pegawai Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas di Kantor Kecamatan Kalibagor Jumat (19/6/2020) bahwa uang yang di terima oleh penerima bantuan BLT DD di Desa Kaliori yang hanya sejumlah Rp 200.000 karena hal tersebut sudah di sepakati saat rapat melalui musdus dan musdes yang di hadiri oleh pemerintahan Desa Kaliori, BPD dan Warga penerima BLT DD Kaliori dengan dasar agar warga yang tidak mendapat bantuan BLT DD juga bisa kebagian mendapatkan uang dari pembagian BLT DD Kaliori Kalibagor Banyumas. (Mugiono)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru